Dinkes Garut Batalkan Pesanan Ratusan Lusin Masker, UKM di Bayongbong Merugi Jutaan Rupiah

garutexpress.id- Sedikitnya 500 lusin masker yang telah dipesan pihak Dina Kesehatan (Dinkes) Garut Tiba-tiba dibatalkan. Pembatalan secara sepihak membuat pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di kawasan Bayongbong harus menelan kerugian hingga jutaan rupiah.

Sebelumnya Iyus Yusera dan Dede Saadah warga Kampung Kalipaksi, Desa Sukamanah, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut mendapat orderan untuk memproduksi 500 lusin masker. Bukannya mendapat untung, para pelaku UKM ini malah dibuak kecewa dengan pembatalan tersebut.

“Estimasi kasar dari pesanan Dinkes yakni 3.000 sampai 6.000 masker per UKM. Namun setelah kami kerjakan ternyata katanya Dinkes menghentikan pekerjaan pembuatan masker secara tiba-tiba. Alasannya, bahwa target 1 juta masker sudah terpenuhi,” ungkapnya, Selasa (02/06).

Diakuinya, dirinya bersama Dede Saadah biasanya rutin memproduksi daleman kerudung (Ciput), hanya sejak adanya pihak yang meminta untuk pengadaan masker rutinitasnya pun dihentikan, dan memilih mengerjakan pesanan masker.

“Sekarang kami hanya berharap, masker yang sudah diproduksi sebanyak 500 lusin ini bisa dibeli oleh Pemda Garut. Pernah saya mendengar APBD 5 miliar sudah disiapkan untuk pengadaan 1 juta masker. Sekarang setelah saya buat karena ada orang Pemda yang pesan, malah batal,” keluhnya. (*)

Reporter : Tim GE
Editor : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here