Bertarif Murah, Sepekan Dibuka Situ Bagendit Masih Sepi Pengunjung

garutexpress.id- Sejak dibuk dalam sepekan terakhir, objek wisata Situ Bagendit di kawasan Banyuresmi, Kabupaten Garut terpantau masih sepi. Seperti diketahui, sejak Covid-19 merebak, objek wisata perairan ini ditutup dalam beberapa bulan. Dampaknya, Penghasilan Asli Daerah (PAD) tak tercapai.

Kepala UPT Situ Bagendit, Endang Heri, menyebut kawasan Situ Bagendit ini dibuka kembali secara resmi per tanggal 9 Juni 2020, namun denga menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung yang datang dicek suhu tubuhnya, wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan wajib mencuci tangan.

“Sejak dibuka sepekan lalu, pengelola Situ Bagendit menjual tiket masuk seharga Rp5 ribu untuk dewasa dan Rp3 ribu untuk anak-anak. Tetapi, meski tiket masuk relatif murah, tidak memancing lonjakan pengunjung yang datang,” katanya, Rabu (17/6/2020).

Dari pantauan, memang terlihat di kawasan Bagendit masih sepi, termasuk para pedagang. Sementara debit air pun terlihat surut dan tidak nampak pengunjung yang menggunakan perahu atau rakit.

Menurutnya, dampak pandemi Covid-19 mengakibatkan pemasukan asli daerah (PAD) Situ Bagendit yang ditargetkan masuk Rp175 juta pun tidak tercapai.

“Untuk tahun ini, karena objek wisata ditutup, PAD pun tidak tercapai. Tetapi tahun lalu alhamdulillah dari target PAD Rp175 juta bisa terealisasi Rp203 juta. Artinya melebihi target,” ujar Endang.

Objek wisata Situ Bagendit, selain menawarkan wisata air, juga lekat dengan legenda Nyi Endit dan sebuah sumur tua yang airnya terasa asin. Objek wisata ini pun mempunyai nilai sejarah yakni tempat penyimpanan amunisi peninggalan kolonial Belanda pada tahun 1919. (*)

Reporter : Tim GE
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here