Bantuan Uang Rp 200 Juta Dikembalikan Kantor Pos Subang ke Kas Pemprov Jabar, Kenapa ?

Ridwan Kamil-Gubernur Jawa Barat.***

garutexpress.id- Kantor Pos Cabang Subang mengembalikan uang bantuan sebesar Rp200 juta ke kas daerah Provinsi Jawa Barat. Sementara, komoditi bantuan sembako semisal ikan sarden, vitamin c, beras, terigu, gula pasir dan minyak masih berada di Kantor Pos Cabang Subang.

Satgas Bantuan Covid-19 Kantor Pos Cabang Subang Agus Solihudin mengatakan, mengenai pemusnahan 2,4 ton telur di belakang Gudang Bulog Subang sempat menjadi buah bibir masyarakat.

Pasalnya, bantuan komoditi telur sudah tersimpan sekitar 14 hari lebih, sehingga harus dimusnahkan. “Ini sudah menjadi kesepakataan dan juga ada Pergubnya, Nomor 35,” katanya.

Setelah pemusnahan telur, Agus Solihudin menyebut, ada 1,5 ton telur yang laik konsumsi karena masa simpan kurang dari empat hari.

”Kalau telur cepat rusak, maka dari itu kita musnahkan. Tapi ada sebagian yang disalurkan kepada enam panti di Kabupaten Subang,” tukasnya.

Mengenai komoditi lainnya, Agus menjelaskan, seperti beras, sarden, minyak goreng, terigu, gula masih tersimpan dan di Kantor Pos.

Penyebabnya, mulai dari penerima yang tidak ditemukan alamatnya, pindah alamat hingga meninggal. Maka dari itu pihaknya masih menunggu instruksi dari Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, terkait bantuan uang tunai, Agus menuturkan, penerima mendapatkan Rp 150.000 pihak Kantor Pos sudah mengembalikan ke kas daerah Provinsi Jawa Barat Rp 298 juta.

Uang sebesar itu dari 1.991 penerima bantuan Covid-19 Provinsi Jawa Barat yang tidak tersalurkan.

“Penerima bantuan Covid-19 dari Provinsi Jawa Barat yang tidak tersalurkan karena meninggal, alamat tidak ditemukan, hingga pindah alamat ada sebanyak 1.991 orang. Kalau telur ada yang dimusnahkan dan ada yang diberikan ke panti. Komoditi lainnya, masih tersimpan di Kantor Pos, sedangkan uangnya kita kembalikan ke kas daerah Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Menurutnya, bantuan Covid-19 dari Provinsi Jawa Barat tahap 1 sudah tersalurkan semuanya. Tahap 2 rencananya akan disalurkan dalam waktu dekat.

Bantuan Provinsi Jawa Barat untuk Covid-19 kemungkinan ada perubahan komoditi yaitu telur ditiadakan dan diganti dengan masker.

“Besarannya tetap sama, Rp350.000 untuk paket sembako dan Rp150.000 uang tunai. Informasinya saat ini untuk telur ditiadakan, nantinya diganti dengan masker,” katanya.

Masih kata Agus, data penerima bantuan Covid-19 Provinsi Jawa Barat untuk Kabupaten Subang merupakan data dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Bantuan dari Provinsi Jabar akan ada 4 tahap untuk 4 bulan, dari mulai Bulan April 2020.

“Datanya dari Dinas Sosial Provinsi jawabarat untuk penerima bantuan Covid-19 Kabupaten Subang. Rencananya, akan ada 4 tahap untuk 4 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Fakir dan Daya Sosial Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin meminta masyarakat Kabupaten Subang agar bersabar mendapatkan bantuan Covid-19 dari Provinsi Jabar tahap 2.

Data jumlah penerima merupakan kewenangan Dinas Sosial Provinsi Jabar, sebagai pihak yang melakukan verifikasi penerima.

“Dimohon bersabar. Rencananya, dalam waktu dekat akan turun bantuan Covid-19 Provinsi Jabar tahap ke 2,” imbuhnya. (*)

Sumber : pasundanekspres


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here