Asep Hadiana : Tahun 2023 Seluruh Aset Lahan Pemkab Garut Ditargetkan Bersertifikat

Asep Hadiana, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daearah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Garut.***

garutexpress.id- Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daearah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Asep Hadiana, S.Sos., M.Si., mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menargetkan pada tahun 2023 seluruh aset lahan miliK Pemkab Garut telag bersertifikat.

Namun, karena keterbatasan anggaran, Asep mengaku pesimis target itu bisa tercapai. Contohnya, pada tahun 2020 target akan menyelesaikan sekitar 300 aset untuk disertifikatkan tidak tercapai karena adanya efisiensi anggaran.

“Untuk mencapai taget di tahun 2013 memang sih agak pesimistis. Contohnya, target penyertifikatan lahan Pemkab di tahun 2020 ini tidak tercapai karena anta efisiensi anggaran akibat pandemi Covid-1. Anggaran sekitar Rp 1 Miliar terkena efisiensi hampir 50 persen, sehingga hanya tercapai sekitar 134 bidang saja,” ungkap Asep, saat djumpai awak media di ruang kerjanya, Rabu (10/06/2020).

Diungkapkannya, hingga saat ini aset Pemkab Garut yang belum bersertifikat tercatatada 1.840 bidang dari 2.333 bidang. Meski demikian, sebagian kantor SOPD dan aset-aset milik Pemkab Garut sudah bersertifikat.

“Apa yang dikatakan Pak Bupati itu betul, bahwa aset Pemkab tinggal 20 persen yang belum bersertifikat, karena kantor SOPD sudah bersertifikat. Yang belum itu misalnya di Dinas Lingkungan Hidup ada beberapa makam yang tersebar di 42 Kecamatan. Jadi, kalau kantornya sudah bersertifikat tapai kalau aset-aset pemakamannya memang belum,” katanya.

Menurutnya, aset-aset pertanian, jalan, bangunan sekolah dasar (SD, SMP memang banyak yang belum bersertifikat. Ada beberapa kendala untuk menyertifikatkan, di antaranya kepemilikan lahan yang kurang lengkap.

“Kalau soal anggaran, saya rasa tidak. Karena sejak tahun 2017 Pemkab Garut telah menganggarkan begitu besar. Misalnya tahun ini (2020) kan Rp 1 Miliar, lalu tahun depan Rp 2,5 Miliar. Justru kendala itu ada di kelengkapan dokumen saja,” ujarnya.

Dijelaskannya, Pemkab Garut juga telah membeli beberapa aset baru. Di antaranya lahan pertanian di kawasan Kadungora dan ruas jalan di beberapa daerah lainnya. (*)

Reporter : Papap
Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here