Utuh dan Transparan, BLT Dana Desa Tuntas Disalurkan Pemdes Sukalilah untuk 66 KPM

garutexpress.id- Usai melewati tahap verifikasi, Pemdes Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut tuntas menyalurkan BLT Dana Desa kepada sebanyak 66 KPM terkategori miskin, non penerima bansos dan rentan terhadap penyakit kronis.

Bantuan keuangan tunai senilai Rp 600.000 tersebut disalurkan secara utuh oleh tim gugus penanggulangan COVID-19 tingkat desa didampingi unsur Forkopimcam Sukaresmi, Senin (18/5/2020).

Tehnis penyaluran BLT, menurut ketua tim relawan COVID-19 Desa Sukalillah, Asep Haris, dilakukan melalui dua cara. KPM yang dalam kondisi sehat secara fisik, mereka diundang langsung hadir ke balai desa. Sedangkan bagi mereka yang berhalangan karena udzur atau sakit, pihaknya menyerahkan bantuan secara langsung dengan mendatangi kediaman KPM.

“Benar, hasil verifikasi ada sebanyak 66 KPM penerima BLT Dana Desa, semua Alhamdulillah tuntas tersalur hari ini,” ungkap Kades Sukalillah yang merangkap sebagai ketua tim relawan COVID-19.

Pihaknya berharap,  bantuan keuangan tunai ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menopang kelangsungan hidup KPM yang berada pada garis rawan kemiskinan dampak dari wabah COVID-19.

Dia pun menegaskan, hingga saat ini pihak pemerintah desa masih mengolah sejumlah data. Bantuan baik dalam bentuk pangan maupun tunai hingga kini masih diupayakan datang dari sumber lainnya.

Sementara untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat, pihaknya telah menyiasati penyaluran bantuan beras dari dana desa sejak April sampai bulan ini.

“Masih kita tunggu, skemanya ada dari Pemda, perluasan jumlah KPM PKH-BPNT dan juga program pusat kementrian sosial. Kepada warga yang belum menerima bansos, harap bersabar. Dari sumber yang akan datang, kita upayakan maksimal agar warga terbantu secara berkeadilan,” harapnya.

Pada tahun ini Pemdes Sukalillah melalui musyawarah desa khusus, telah meneruskan titah negara dengan melakukan alih pagu anggaran secara darurat yang dialokasikan untuk BLT dan penanganan wabah COVID-19.

Dana Desa senilai Rp.118.800.000 yang semula teralokasi untuk pembangunan desa, dialih daruratkan menjadi bantuan keuangan tunai yang akan diterima selama tiga bulan penuh oleh para KPM. Setiap bulanya, KPM akan menerima bantuan tunai secara utuh senilai Rp. 600.000.

Dari mulai tahap pendataan, verifikasi dan penyaluran, pemdes dan gugus relawan telah mengedepankan unsur musyawarah dan transparansi agar bantuan jatuh pada RTS yang tepat.

“RT, RW, BPD, Babinsa, Bhabinmas dan muspika senua telah bekerja keras membantu program ini terealisasi sesuai aturan pemerintah. Tadi juga hadir Kapolsek dan Danramil  melakukan pendampingan. Ada juga rekan – rekan ormas dan LSM peduli sosial dari GAS, GMBI, Parade Nusantara, AMS dan WN 88 hadir sebagai fungsi kontrol sosial,” tutupnya. (*)

Reporter  :  Doni Melody

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here