Usai Musdesus, Pemdes Sukamulya Salurkan BLT Dana Desa untuk 260 KK

KEPALA Desa Sukamulya , Jono, secara simbolis menyerahkan bantuan keuangan tunai Dana Desa kepada salah seorang KPM, Selasa (5/5/2020).***

garutexpress.id- Setelah melalui proses musyawarah desa khusus ( musdesus ) pengalihan pagu anggaran bersipat darurat karena corona, pemerintah Desa Sukamulya Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, menetapkan  sebayak 260 kepala keluarga sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBN dana desa tahap pertama.

Penyaluran bantuan uang tunai kepada sejumlah KPM terdampak COVID 19-tersebut dilaksanakan serempak di 13 wilayah Rukun Warga, Selasa ( 5/5/2020 ). Setiap kepala keluarga (KK) penerima manfaat  mendapat bantuan uang secara tunai senilai Rp 600.000.

“Aturan terkait mekanisme maupun penentuan KPM sudah rinci diatur Permendes No. 6  tahun 2020. Sudah kita tempuh dari mulai musyawarah perencanaan, verifikasi hingga proses penyaluran,” ungkap Sekdes Sukamulya, Indra Fauzi, di balai Desa Sukamulya, Selasa (5/5/2020).

Sekdes Sukamulya memastikan, para KPM akan menerima BLT hinga Juli 2020 mendatang. Pihaknya berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menyiasati kelangsungan hidup di tengah naiknya angka rawan pangan akibat pandemi corona.

“Kemarin sudah kita salurkan bantuan pangan dari bantuan Pemkab Garut kepada sebanyak 1500 kepala keluarga. Menyusul hari ini bantuan keuangan dari dana desa. Semuanya kita salurkan sesuai regulasi terbaru yang dikeluarkan pemerintah,” terangnya.

Secara simbolis, penyerahan bantuan keuangan tunai diberikan langsung oleh Jono selaku Kepala Desa Sukamulya didampingi Kapolsek Wanaraja, muspika dan unsur TNI-Polri.

“Mohon diterima, dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu kebutuhan hidup keluarga,” pesan Kades Jono, dibalas ucapan terima kasih salah seorang KPM Kampung Panyaweuyan.

Jono menegaskan, masih ada bantuan dari sumber lain, yakni Banprov, Kemensos dan Bupati. Dirharapkannya,  dari 3 sumber bantuan yang akan datang tersebut dapat betul -betul  tepat sasaran agar dapat meringankan beban hidup warganya. Terlebih, lanjut Jono, dalam beberapa hari kedepan situasi akan menjadi lebih rentan seiring diberlakukanya PSBB.

“Ada dari berbagai sumber. Kita input dengan teliti agar bantuan dapat dirasa oleh setiap warga terdampak. Masih kita tunggu, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera dapat tersalurkan kembali,” katanya.

Seperti diketahui, pada tahun ini pemerintah Desa Sukamulya telah menetapkan alih darurat penggunaan dana desa senilai  Rp 533.000.000. Pagu anggaran tersebut dipersiapkan untuk menopang kelangsungan hidup sejumlah kepala keluarga prasejahtera dan rawan miskin akibat terdampak pandemi COVID-19. Setiap kepala keluarga yang sudah ditetapkan sebagai KPM akan menerima bantuan uang tunai Rp 600.000 per bulan sampai Juli mendatang. (*)

Reporter  :  Doni Melody

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here