Terdampak Corona, Wisata ‘Leuweung Oko’ Selaawi Kini Sepi Tak Terawat

garutexpress.id- Tak bisa ditepis, ketika virus corona mewabah, hampir semua aktifitas masyarakat mengalami kemunduran bahkan banyak di antaranya lumpuh total. Akibat yang ditimbulkan sangat terasa, terutama sektor perekonomian masyarakat. Bagaimana tidak, sampai saat ini masih banyak titik perputaran ekonomi masih belum bisa beroperasi, tak terkecuali tempat wisata.

Dari sekian banyak lokasi wisata di Kabupaten Garut yang merasakan dampak corona, Pesona wisata Leuweung Oko yang berlokasi di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut turut merasakannya.

Saat ini, wisata tersebut ditutup untuk sementara, padahal para pengurus serta pemerintah sedang menata salah satu kawasan wisata di Garut utara yang dalam beberapa tahun terakhir sedang naik daun tersebut. Jalan penunjang menuju Pesona Leuweung Oko sudah ditata dan diperbaikan, tetapi semua itu jadi terhambat akibat corona.

Biasanya, menjelang dan saat hari raya Idul Fitri, wisata Leuweung Oko ramai dipenuhi pengunjung. Namun sejak darurat corona, saat ini faktanya berbanding terbalik. Selain tidak ada pengunjung, bangunan serta fasilitas yang ada banyak yang rusak dan tampak kumuh. Kayu-kayu sudah banyak yang lapuk, bahkan ada di antaranya yang dililit tumbuhan liar hingga.

Salah seorang warga Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Iwan S (41) sangat menyayangkan kondisi Pesona Leuweung Oko yang sempat menjadi kebanggaan warga Desa Cirapuhan tersebut.

“Ya sangat disayangkan, sejak adanya corona, Pesona Leuweung Oko benar-benar sepi. Para pedagang yang biasa berjualan di lokasi wisata tersebut sudah tutup sejak lama. Sekarang warga yang biasa mendapatkan rizki dari hasil berjualan, terpaksa gigit jari,” tuturnya, Senin (25/05/2020).

Menurutnya, sesekali memang ada yang masuk ke area wisata Leuweung Oko ini, tetapi mereka hanya warga yang hendak mncari rumput buat ternak saja.

“Mudah-mudahan, bencana ini segera berlalu dan semua aktifitas masyarakat kembali normal, termasuk wisata Leuweung Oko agar masyarakat kembali bisa menikmati keindahannya,” pungkasnya. (*)

Reporter : Useu G Ramdani
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here