Tawuran Geng Motor di Garut Dipicu Pelemparan Saat Konvoi Usai Baksos

Garutexpress.id – Bentrok dua klub geng motor di Garut, Jawa Barat viral di media sosial. Kedua kelompok saling baku hantam di perempatan lampu merah Jalan Ahmadyani, Kecamatan Garut Kota.

Menurut warga sekitar, Deni (29) mengatakan kejadian tawuran bermula saat sekelompok pemuda menggunakan motor konvoi usai buka bersama.

Kemudian, kata dia, ada kelompok pemuda lainnya yang melakukan pelemparan. Kemudian baku hantampun terjadi di Jalan Ahmadyani.

Sementara itu, salah seorang korban pengeroyokan, Yoga Chandra Pratama yang merupakan bagian keamanan dalam acara bagi-bagi takjil dan masker mengaku dikeroyok oleh kelompok pemuda saat akan melerai.

Ia mencerikan, kronologinya saat anggota Brigez melakukan bhakti sosial bagi-bagi takjil dan masker gratis di Jalan Ciledug, Garut Kota.

Usai melakukan kegiatan, sekira pukul 18.30 WIB. Semua anggota Brigez hendak pulang ke rumah masing-masing.

Namun saat dalam perjalanan ada aksi pelemparan dengan botol minuman keras. Kemudian bentrokan terjadi.

“Ada dua anggota Brigez dikeroyok. Saya mau melerai tapi jadi korban pengeroyokan juga,” ungkapnya, kepada garutexpress.id, Minggu (17/5/2020).

Ia mengaku mengalami luka lebam di bagian dagu dan bekas cakaran di leher. Selain itu ada luka lebam juga di bagian perut.

Yoga mengaku, atas pengeroyokan itu dirinya telah melakukan pelaporan ke Polisi. Ia memberikan bukti berupa hasil visum dari RSU dr Slamet Garut.

Bukti laporan korban pengeroyokan.

Sementara itu, Kapolsek Garut Kota, Kompol Uus Susilo membantah ada tawuran dua kelompok geng motor di Jalan Ahmadyani. Menurutnya video tersebut terjadi sudah lama namun beredar hari ini.

“Tolong diluruskan. Itu sudah lama,” kata dia.

Namun hasil penelusuran garutexpress.id dari warga sekitar dan korban pengeroyokan peristiwa yang terekan netizen itu benar terjadi pada Sabtu (16/5/2020).

Diberitakan sebelumnya, geng motor di Kabupaten Garut, Jawa Barat berulah. Kedua grup geng motor terlibat tawuran saling serang di perempatan Jalan Ahmadyani, Sabtu (17/5/2020) malam.

Kedua kelimpok saling serang tepat di perempatan lampu merah. Warga yang menyaksikan panik oleh ulah geng motor yang beraksi saat pandemi corona.

“Ini kan lagi PSBB ko malah tawuran. Ini gimana, aturannya ko longgar guni,” kata salah seorang warga, Anisa (22), ditemui di lokasi kejadian.

Anisa mengaku resah dengan ulah geng motor yang kerap membuat onar. Ia berharap Polisi bisa lebih memaksimalkan keamanan.

Aksi taruwan geng motor ini, viral di media sosial. Netizen menyayangkan ulah para geng motor yang berbuat onar saat PSBB.

Pantauan Garutexpress.id sejumlah anggota geng motor saling baku hantam di perempatan lampu merah Jalan Ahmadyani.

Mereka saling kejar dengan motor di tengah warga yang akan pulang bekerja.

Aksi mereka dibubarkan Polisi dengan meletuskan tembakan. Mereka berhamburan ke berbagai arah mengendarai sepeda motor.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada leterangan dari Polisi. (*)

Penulis: Awis
Editor: Farhan SN


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here