PSBB Siap Diberlakukan, Wabup : Ada 50.000 Pemudik akan Datang ke Garut

garutexpress.id – Terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Garut baru diputuskan pada Ahad (3/5/2020). Pemkab Garut sendiri berencana akan menerapkan PSBB secara parsial.

Menurut Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, keputusan pelaksanaan PSBB baru ditentukan dalam rapat Forkopimda. Pihaknya masih melakukan kajian terkait pelaksanaan PSBB pada Rabu, 6 Mei 2020.

“Baru besok akan ditentukan. Apakah mau parsial atau seperti apa. Memang kemarin pak bupati inginnya PSBB parsial,” ucap Helmi, Sabtu (2/5/2020).

Jika dilaksanakan secara parsial, wilayah perkotaan akan diterapkan PSBB. Mulai dari Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Garut Kota, dan Karangpawitan.

Selain itu, beberapa kecamatan yang telah memiliki kasus Covid-19 juga bisa terkena PSBB. Seperti Selaawi, Limbangan, Cibatu, Wanaraja, Cigedug, Cisurupan, Cibalong, dan Pameungpeuk.

“Keputusan wilayahnya juga belum ditentukan. Tapi kalau wilayah perkotaan pasti akan PSBB,” ucapnya.

Menurut Helmi, ada sekitar 50.000 pemudik yang akan datang ke Garut. Dengan PSBB, pihaknya berharap para pemudik mengurungkan niatnya untuk datang ke Garut.

“PSBB itu kan pembatasan sosial, bukan pelarangan. Tapi saya imbau, agar jangan mudik dulu. Biar bisa memutus wabah ini,” tandasnya. (*)

Reporter : FW

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here