PSBB Segera Diberlakukan, Penjagaan Diperketat di Perbatasan Cibatu-Garut

garutexpress.id- Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Garut segera memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemberlakuan PSBB ini adalah upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Di Kabupaten Garut sendiri, PSBB akan diberlakukan di 14 Kecamatan. Ke 14 Kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Cibatu, Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Cilawu, Banyuresmi, Karangpawitan, Wanaraja, Selaawi, Cisurupan, Cikajang, Balubur Limbangan, Cigedug dan Kecamatan Kadungora.

Camat Cibatu, Sardiman Tanjung mengaku, saat ini pihaknya tengah menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk memberikan edukasi dan imbauan kepada seluruh masyarakat.

“H-2 jelang diberlakukan PSBB, Rabu (6/5/2020), Kami (Forkopimcam) Cibatu terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat,” kata Sardiman, Senin (4/5/2020) malam.

Sardiman menegaskan, saat ini Satuan Tugas (Satgas) Kecamatan akan fokus dan konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Kami maksimalkan jejaring kerja melalui relawan Covid-19 tingkat desa,” tandasnya.

Sardiman menyebut, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 butuh keterlibatan semua pihak. Termasuk peran aktif RT dan RW agar lebih giat lagi mengedukasi warga. Khususnya mereka yang datang dari kota-kota besar agar selalu menjalankan protokol kesehatan pencegahan Virus Corona.

Tak hanya itu, pihaknya pun akan memperketat empat pintu masuk utama menuju Kecamatan Cibatu. Yaitu, daerah Sasak Beusi, Bandrek, Mangkubumi dan Desa Wanakerta yang berbatasan langsung dengan Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening.

“Kami akan perketat di empat pintu masuk jantung kota Kecamatan Cibatu,” pungkasnya. (*)

Reporter : Tim GE

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here