PSBB Garut, Semua Usaha Dibatasi Namun Bantuan Dipastikan Tidak Merata

Garutexpress.id – Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan pendataan terkait penerima bantuan sosial (Bansos). Ternyata Bansos yang akan dikucurkan saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hanya cukup untuk 884 ribu kepala keluarga (KK).

Sementara itu, semua sektor usaha di wilayah yang melakukan PSBB akan dilakukan pembatasan.

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, mengatakan terkait jaminan hidup masyarakat selama PSBB, Helmi memastikan akan memberi bantuan sosial ke masyarakat yang terdampak Covid-19. Namun menurutnya, tidak semua warga mendapatkan bantuan.

“Bantuannya hanya bagi yang terdampak saja. Ada 884 ribu kepala keluarga di Garut. Sekitar 70 persen yang akan mendapat bantuan,” katanya.

Namun di sisi lain, operasional usaha akan dibatasi. Seperti pasar modern atau mal, hanya diberi waktu buka dari mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB. Sedangkan pasar tradisional itu beroperasi dari pukul 03.00 sampai 12.00 WIB.

“Nah itu pembatasan di pusat perbelanjaan seperti pasar dan super market,” kata Helmi, di Pendopo Garut, Senin (4/5/2020).

Sementara itu, lanjut Helmi, untuk warung dan toko sembako masyarakat dibatasi dari pukul 06.00 sampai 20.00 WIB. Sementara untuk rumah makan dan penjual makanan diberi waktu dari pukul 16.00 sampai pukul 05.00 WIB,” ucapnya.

“Pembatasan ini berlaku sejak 6 Mei sampai 19 Mei 2020. Saya berharap semua warga bisa disiplin mentaati aturan,” katanya. (*)

Penulis: Mahesa
Editor: Farhan SN


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here