Pertokoan di Garut Boleh Buka Saat PSBB, Bupati : Jika Ada Kerumunan, Petugas akan Lakukan Penutupan

garutexpress.id – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Garut mulai segera diberlakukan. Meski demikian pertokoan masih diperbolehkan beroperasi. Namun, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengingatkan, jika ada kerumunan massa, petugas akan langsung melakukan penutupan toko.

“Kalau pakai masker, masuknya diatur tak jadi masalah. Kita situasional,” ujar Rudy kedapa sejumlah awak media,  Selasa (5/5/2020).

Diungkapkannya, penerapan PSBB tak akan terlalu ketat. Jika masyarakat menaati aturan social dan physical distancing selama PSBB.

“Kalau tak ada (kerumunan) tak jadi masalah. Tak terlalu ketat, yang diinginkan itu social dan physical distancingnya ada. Kalau tiba-tiba kumpul banyak, akan ditutup. Kecuali toko sembako,” katanya.

Saat penerapan PSBB, Pemkab Garut juga telah menyiapkan sanksi. Namun sanksi yang diberikan bersifat humanis.

“Kalau ada proses penghukuman terberat dengan kurungan seperti di UU karantina kesehatan, itu tidak ada. Dalam Perbup (PSBB) perhatikan hal humanis,” katanya. (*)

Reporter  :   FW

Editor      :   ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here