Mengenang SS. Garoet, Kapal Kargo Legendaris yang Karam Saat Perang Dunia II Berkecamuk

garutexpress.id- Nama Garut sempat menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan sejarah negeri ini. Bahkan, hingga saat ini nama besar Garut terus terungkap seiring bermunculannya bukti sejarah yang tersimpan di sejumlah negara yang pernah menjadi bagian dari sejarah panjang bangsa Indonesia.

Nama kapal SS. Garoet, adalah salah satu bukti, Garut dengan segala kebesaran namanya sehingga dalam catatan sejarah, bangsa Hindia Belanda harus mencatatkan nama ‘Garoet’ untuk sebuah kapal barang Belanda pada masa perang dunia ke 2 berkecamuk.

Tak begitu banyak sejarawan mengungkap detail sejarah kapal SS. Garoet yang legendaris itu. Namun, menurut beberapa literatur yang bisa dipercaya, SS. Garoet di zamannya sempat digunakan untuk penumpang sipil dan kargo barang untuk produk-produk yang berhubungan dengan perkebunan.

Kapal SS Garoet juga konon, ketika itu dijadikan media efektif untuk mempromosikan wisata dan budaya wilayah Garut ke mancanegara.

 Photo : dokumen Maritiem Museum, Rotterdam***

Tercatat, dalam rentang sejarah perang dunia II berkecamuk antara tahun 1942-1945, kapal ini beralih fungsi sebagai kapal militer dan pengangkut barang. Namun sayang, kapal ini harus karam pada tahun 19 Juni 1944.

Karamnya kapal SS. Garut disebut-sebut akibat hantaman dua 2 torpedo yang ditembakan dari Kapal Selam U-181 milik Jerman saat melakukan perjalan dari Bombay menuju Durban, Afrika Selatan, ketika itu.

Pada saat itu, kapal SS. Garoet sedang berlayar dengan mengangkut berbagai hasil bumi, di antaranya batu bara, gula, dan 1000 ton kacang-kacangan. Sementara itu, dari 98 awak kapal, hanya 10 orang selamat. Mereka diselamatkan U-181 yang dikomandani Kut Freiwald. Sementara itu, 5 orang diturunkan di Mauritus dan 5 orang lagi dibawa kapal Inggris bernama SS. Nirvana. (*)

Dari berbagai Sumber.

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here