Mau Pulang ke Garut, Janda Asal Sukawening Hanya Punya Uang Rp20 ribu Sempat Sebut Jujun Junaedi

Garutexpress.id – Merantau di luar daerah tentunya bukan jaminan menjadi sukses. Para perantau harus berjibaku sekadar untuk menyambung hidup.

Seperti yang dialami oleh seorang ibu yang belum diketahui namanya, rela pergi dari Garut ke Purwakarta hanya untuk mencari nafkah. Hidup diperantauan, ia hanya tinggal di rumah kontrakan bersama anaknya yang berstatus janda pula.

Dilansir dari akun facebook Kang Dedi Mulayadi, perempuan yang tidak muda lagi itu mengaku berasal dari Kecamatan Sukawening, Garut Jawa Barat. Ia mengaku sudah 20 tahun tinggal di Purwakarta.

“Tos dua puluh tahun di dieu. Ngontrak deket pintu kereta,” kata dia kepada Kang Dedi Mulayadi.

Dia mengaku suaminya sudah meninggal dunia. Ia sekarang tinggal bersama anaknya.

Ia melanjutkan, rumahnya dekat dengan pendakwah kondang K. H. Jujun Junaedi.

Perempuan yang mengaku sakit dibagian kaki itu, tiap hari ia berjualan makanan olahan milik orang lain. Ia dapat keuntungan tiap harinya Rp20 ribu.

Saat ditanya oleh Dedi Mulyadi apakah ingin berobat dia menolaknya dengan alasan besok akan pulang ke kampung halaman. Namun saat ditanya punya uang berapa, ia hanya miliki uang Rp20 ribu.

“Moal pa ah enjing uih ka Garut,” kata dia.

Dalam video itu, Dedi Mulyadi memberikan bantuan dan memborong semua dagangannya. (*)

Reporter: Farhan SN
Editor: Citra Kharisma


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here