Langgar Aturan PSBB, Petugas di Selaawi Pasangi Plester di Jok Angkum

 garut express.id- Memasuki mingu ke-2 pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih banyak pelanggaran yang dilakukan warga. Misalnya di wilayah Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut.

Beberapa warga yang melintas di pos Gugus Tugas COVID-19 kedapatan masih banyak yang melanggar, terutama para pengendara, baik pengendara roda dua, maupun roda empat.

Pelanggaran tersebut didominasi oleh warga yang berkendara tanpa memakai masker. Terbukti, berapapun banyaknya masker yang disediakan petugas dan diberikan kepada warga yang kedapatan tidak mengenakan masker, selalu habis tak tersisa.

Selain itu, para sopir angkutan umumpun banyak yang belum paham aturan PSBB. Diantara angkutan umum yang melintas, banyak di antaranya yang masih membiarkan penumpang duduk di samping sopir.

Melihat kondisi sperti itu, petugas yang terdiri dari relawan serta anggota Polsek Limbangan dan anggota Koramil Limbanganpun memberikan tindakan peringatan agar masyarakat bisa lebih memahami aturan.

Jika pengendara roda dua yang membandel kedapatan tidak memakai masker, mereka tidak di perbolehkan lewat dan harus putar balik. Para pengendara roda empatpun tidak luput dari tindakan petugas.

Saat ketahuan ada penumpang lain yang duduk bersebelahan dengan sopir, mobilnya di berhentikan. Tindakan peringatan yang dilakuan petugas, yaitu dengan cara memplester jok bagian depan agar tidak diduduki penumpang. Sedangkan penumpangnya sendiri dipersiahkan untuk pindah ke jok bagian belakang.

Menurut Camat Sslaawi yang sekaligus sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Selaawi, Ridwan Effendi mengatakan, tindakan tersebut merupakan peringatan kepada masyarakat dalam upaya penanganan wabah COVID-19.

“Kecamatan Selaawi termasuk dalam kecamatan yang berstatus PSBB di Kabupaten Garut. Maka kita sebagai petugas akan berupaya maksimal dalam melaksanakan tugas ini. Tindakan terbadap para pelanggar akan dilakukan secara bertahap. Kedepannya pasti akan diberlakukan sanksi yang lebih tegas lagi, tentu saja semuanya berdasarkan aturannya,” tegasnya, Rabu (13/05/2020).

Sementara itu, terkai salah seorang warganya yang dinyatakan sembuh, Ridwan menyampaikan rasa syukurnya. Ia juga berharap salah satu warga yang tengah menjalani rapid test agar hasilnya negatif.

“Alhamdulilah, hari ini satu orang warga Selaawi yang positif terpapar virus COVID-19 sudah dinyatakan sembuh. Mudah-mudahan satu warga lainnya yang ketika di-rapid test hasilnya reaktif, kita doakan agaf hasil tes swabnya negatif,” harapnya. (*)

Reporter : Useu G Ramdani

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here