Korban COVID-19 Bertambah, 1 PDP asal Banyuresmi-Garut Meninggal

Ricky Rizki Darajat, Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut.***

garutexpress.id- Dalam laporannya, Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat menyampaikan, hingga pukul 17.00 WIB, Selasa (12/05/2020) tercatat 1 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Banyuresmi meninggal dunia.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Garut terus melakukan upaya-upaya preventif dan deteksi dini penanggulangan COVID-19 pada masyarakat dengan mengefektifkan kegiatan di 22 titik chek point dengan melakukan pemeriksaan kesehatan pada pelaku-pelaku perjalanan,” ungkapnya.

Ricky menjelaskan, kegiatan scrining dan deteksi dini menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 sebanyak 442 pengunjung di Pos Check Point, Pos Drive Thrue dan pelayanan scrining lainnya ditemukan sebanyak 8 orang reaktif.

Menurut catatannya, total kasus COVID-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 3341 kasus, terdiri dari :  OTG : 744 orang, dimana 312 masih dalam tahap observasi dan 432 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian. ODP : 2.529 kasus (131 kasus masih pemantauan,15 dalam perawatan, dan 2.398 selesai pemantauan dimana 13 diantaranya meninggal), PDP : 57 kasus (4 kasus sedang dalam perawatan dan 53 kasus selesai pengawasan dimana 14 diantaranya meninggal), Konfirmasi + : 11 kasus terdiri 8 dalam perawatan di rumah sakit.

“Dan untuk 1 kasus isolasi mandiri di rumah masih menunggu hasil laboratorium, 1 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal,” tandasnya. (*)

Reporter : Tim GE

Editor      : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here