Kerumunan Warga Tak Terkendali, Kasus ODP COVID-19 di Garut Melonjak

garutexpress.id- Dalam laporannya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 di Kabupaten Garut  menyampaikan ada penambahan kasus. Seiring dengan berakhirnya Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Kabupaten Garut, hingga pukul 16.00 WIB, hari ini Jum’at  (22/5/2020) ada penambahan kasus sedikitnya 7 ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Ketujuh kasus ODP tersebut meliputi ;  Kecamatan Samarang 1 orang, Cibatu 1 orang, Kersamanah 1 orang, Bayongbong 1 orang, Cilawu 1 orang dan Talegong 1 orang) dan PDP sebanyak 1 orang (Kecamatan Kadungora).

Total kasus Covid-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) di Kabupaten Garut sampai hari ini sebanyak 3474 kasus, terdiri dari ; OTG: 820 orang, dimana 388 masih dalam tahap observasi dan 432 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian. ODP: 2.580 kasus (149 kasus masih pemantauan, 6 dalam perawatan, dan 2.425 selesai pemantauan dimana 13 diantaranya meninggal).

PDP : 61 kasus (6 kasus sedang dalam perawatan dan 55 kasus selesai pengawasan dimana 14 diantaranya meninggal), Konfirmasi + : 13 kasus terdiri dari 2 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, 8 kasus dinyatakan  sembuh, dan 2 kasus meninggal.

Dari pantauan garutexpress.id., memasuki H-1 Lebaran-Idul Fitri 1441 H, hampir di semua pustat perbelanjaan di pusat kota Garut disesaki pengunjung yang berburu kebutuhan Lebaran. Warga dengan kerumunan yang tak terkendali tersebut tentunya sangat dkhawatirkan.

“Saka sangat khawatir, disaat pandemi ini warga tampaknya tak memperdulikan keselamatan mereka sendiri,” tutur Wawan, salah seorang warga di kawasan Pengkolan Garut.

Sementara itu, menurut Juru Bicara Perceparan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, pihaknya tak henti menyeru kepada masyarakat  untuk melakukan berbagai upaya pencegahan. Di antara upaya pencegahan itu mentaati protokol COVID-19 yang telah ditentukan.

“Kami (Pemkab Garut) terus menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan upaya-upaya pencegahan sesuai protokol Pencegahan Covid 19. Di antaranya tetap melakukan jaga jarak ( Physical Distance), hindari kerumunan, gunakan masker dan sering melakukan cuci tangan.  Selain itu, kami sampaikan juga do’a terbaik agar masyarakat Kabupaten Garut terhindar dan Pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” harapnya. (*)

Reporter  :  Tim GE

Editor      :  ER

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here