Kabar Baik, Perawat Asal Cisurupan-Garut yang Positif COVID-19 Dinyatakan Sembuh

garutexpress.id- Kabar baik kini datang dari kawasan Cisurupan, Kabupaten Garut. Salah seorang perawat yang sebelumnya dinyatakan positif COVID-19 hari ini dinyatakan sembuh. Perawat itu diduga tertular Corona dari seorang pasien positif yang kabur beberapa waktu lalu.

Kabar tersebut dibenarkan Tim Penanganan COVID-19 Garut. Pria 26 tahun asal Kecamatan Cisurupan yang dikonfirmasi Pemda sebagai pasien COVID-19 kesebelas (KC-11) di Garut itu kini sudah sembuh.

“Alhamdulillah kabar gembira bahwa kasus konfirmasi positif KC-11 asal Kecamatan Cisurupan telah dinyatakan sembuh oleh tim medis RSUD dr. Slamet Garut,” demikian bunyi keterangan tertulis Tim Penanganan COVID-19 Garut, Jumat (29/5/2020) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KC-11 dinyatakan positif COVID-19 dan mulai diisolasi di RSUD dr. Slamet Garut sejak Kamis, 30 April 2020 lalu. Setelah hampir sebulan menjalani isolasi, hari ini KC-11 diperbolekan untuk pulang.

KC-11 ditemukan saat petugas melakukan tracing lanjutan atas adanya kejadian seorang PDP Corona yang kabur.

Sempat ditemukan dan berhasil dibujuk untuk diisolasi, PDP tersebut meninggal awal April 2020. 20 hari kemudian, hasil swab PDP tersebut muncul. Pemda menyatakan bahwa pasien tersebut positif Corona. Pemda mengkonfirmasi bahwa pria asal Cigedug berusia 21 tahun itu merupakan pasien COVID-19 keempat (KC-4) di Garut.

Setelah adanya konfirmasi positif tersebut, tim Penanganan COVID-19 Garut kemudian langsung melakukan penelusuran. Tim kemudian menemukan KC-11, yang berstatus sebagai perawat Puskesmas Cisurupan positif COVID-19.

Wabup Garut Helmi Budiman saat itu mengatakan, KC-11 diduga kuat tertular dari KC-4. Sebab, keduanya terlibat kontak saat KC-4 berobat ke Puskesmas Cisurupan.

“Ada penambahan lagi satu pasien positif Corona. Hasil swab test. Tenaga medis. Jadi ini kelanjutan pemeriksaan yah, pasca hasil labolatorium, swab test, terhadap pasien yang Cigedug. Mungkin (tertular dari pasien positif asal Cigedug). Tapi mungkin juga tertular dari yang lain,” ucap Helmi kepada wartawan Rabu, 29 April 2020. (*)

Reporter  :  Memphis

Editor      :  ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here