Hasil Rapid Test Berbeda, Data Satgas Penanganan Covid-19 Garut Diragukan

garutexpress.id – Hasil rapid test yang berbeda menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat terkait data yang disajikan tim penanganan Covid-19 Kabupaten Garut.

Saat ini berdasarkan data terbaru, Rabu (13/5/2020) jumlah kasus corona atau Covid-19 di Garut mencapai 3.345 kasus.Rinciannya terdiri dari, 2.532 ODP, 15 PDP, 744 OTG dan 11 positif.

Kaukus Pemuda Garut, Okky Caressa Ginanjar, menyayangkan terjadinya hasil test yang berbeda. Sehingga menimbulkan keraguan masyarakat atas cara kerja alat rapid test.

Hasil test ini juga, kata Okky, akan memunculkan pertanyaan besar atas data yang saat ini digunakan oleh tim gugus tugas.

“Apakah semua data yang dilaporkan sebagai ODP, OTG atau PDP di Garut akurat? Kita jadi ragu,” ucapnya, kepada garutexpress.id, Rabu (13/5/2020).

Menurut Okky, data rapid tes yang salah tentunya akan mempengaruhi terhadap kebijakan penanggulangan.

“Jadi jangan anggap sepele. Ini harus dievaluasi. Alatnya yang eror atau humaneror,” ungkapnya.

Okky melanjutkan, Dinas Kesehatan Garut harus melakukan evaluasi secara menyeluruh atas tahapan dan hasil pemeriksaan. Selain itu, penelusuran yang telah dilakukan terhadap warga yang dianggap terpapar virus covid 19 harus terus diawasi.

“Hal ini penting agar tidak terjadi keputusasaan warga dalam memperoleh kepastian statusnya secara benar dan akurat,” katanya.

Selain itu, kata dia, Dinkes juga harus memperbaiki berbagai fasilitas medis dan klinis.

“Tolong semuanya dioptimalkan. Masalah Covid-19 jangan dianggap sepele kalau tidak ingin jadi bencana yang meluas,” pungkasnya. (*)

Penulis: Farhan SN
Editor: Citra Kharisma


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here