Dampak COVID-19, Sejumlah Lelang Fisik pada Dinas PUPR Garut Bernilai Miliaran Rupiah Batal

KONDISI jalan menuju kawasan situs sejarah makam Godog rusak. Perbaikan jalan ini akhirnya tertunda seiring mewabahnya COVID-19.***

garutexpress.id- Proyek perbaikan Jembatan Maktal I yang menghubungkan kawasan perkotaan Garut, serta akses Jalan Godog yang sudah direncanakan beberapa tahun sebelumnya, dipastikan batal dilakukan tahun ini. Tak hanya itu, sejumlah proses lelang fisik tahun 2020 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut lainya pun urung dilaksanakan.

Hal tersebut terjadi karena dampak COVID-19. Demikian disampaikan Kabid Bina Marga PUPR Garut, Hari Hardiman, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (15/05/2020).

Heri menyebut, pihaknya sudah mentargetkan di bulan Mei (2020) ini ada pelaksanaan lelang yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

“Namun karena adanya bencana COVID-19 ini lelang proyek tersebut tertunda” ucapnya. Hari memaparkan, untuk proyek lelang yang tertunda diantaranya pekerjaan betonisasi Jl. Godog volume 3 Kilometer (Rp 3,9 miliar), pekerjaan Jalan Caringin-Indralayang Selatan Garut 5 Km. (Rp 5.9 miliar).

Selain itu, kata Hari, proyek jembatan Maktal I yang anggarannya senilai Rp 3,9 miliar, jembatan Cipalebuh di wilayah Selatan Garut dengan nilai Rp 3,8 miliar pun harus tertunda. Bahkan pengadaan beberapa alat berat pun dengan nilai anggaranya mencapai 4,9 miliar ikut tertunda juga.

“Jadi akibat covid-19 ini, beberapa proyek jalan, jembatan, pengadaan alat berat dan proyek pembangunan lainya banyak yang tertunda. Ini sudah jadi keputusan pusat, karena ada efesiensi anggaran untuk penanganan Covid-19. Apalagi anggaran PUPR paling besar dipotongnya sehingga berdampak pula pada pembangunan,” ujar Hari.

Akan tetapi, kata dia, terkait pemiliharaan jalan tetap dilakukan, karena hal itu sipatnya paling dibutuhkan masyarakat yang setiap hari harus beraktifitas.

“Kalau untuk pemeliharaan jalan terus berlangsung tidak ada sifatnya ditunda, apalagi menjelang idul fitri ini. Ada covid maupun tidak pemeliharaan jalan tetap dikerjalan termasuk ke jalur pariwisata. Tambal sulam itu sudah 80 persen dikerjakan Insya Alloh H-7 semuanya beres,” pungkasnya. (*)

Reporter : Papap

Editor     : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here