Waspada! Berikut Peta Sebaran Wabah COVID-19 di Kabupaten Garut

garutexpress.id- Baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Garut mengkonfirmasi ada sembilan orang yang terjangkit virus Corona (COVID-19). Sembilan orang tersebut tersebar di enam kecamatan berbeda.

Delapan dari sembilan orang pasien positif Corona tersebut saat ini diisolasi dan dirawat di RSUD dr. Slamet Garut. Sedangkan, satu pasien lainnya meninggal dunia.

Berikuti peta sebarannya yang tercatat di beberapa kecamatan :

Kecamatan Wanaraja

Seorang warga Kecamatan Wanaraja berjenis kelamin laki-laki dikonfirmasi terpapar virus Corona. Pemkab menyatakan, pria tersebut merupakan konfirmasi pasien positif Corona pertama di Garut.

Pasien berumur 56 tahun yang diberi kode penyebutan KC-1 ini diduga kuat terpapar virus Corona di Jakarta. Pasien diketahui bekerja sebagai pedagang di Ibu Kota. Saat ini dia masih dirawat dan kondisinya terus membaik.

Kecamatan Garut Kota

Kecamatan Garut Kota ada dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Yang pertama merupakan seorang perempuan berusia 35 tahun. Perempuan tersebut dikonfirmasi Pemkab merupakan pasien positif Corona yang kedua di Garut, atau KC-2.

KC-2 diduga tertular virus Corona di daerah zona merah. Pemda mencatat, yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke zona merah. Saat ini, kondisinya baik. Pasien menjalani karantina mandiri di rumah.

Selain KC-2, pasien ketujuh yang dikonfirmasi Pemkab positif Corona juga merupakan warga Kecamatan Garut Kota. KC-7 merupakan seorang perempuan berusia 47 tahun.

Belum ada informasi lebih detail mengenai pasien ini. Tim Penanganan COVID-19 Garut sendiri saat ini masih melakukan tracing dan mencari tahu riwayat kontak dan perjalanan pasien.

“Untuk KC-7 ini masih kita lakukan tracing. Mudah-mudahan hasilnya secepatnya akan kami sampaikan,” ucap Jubir Penanganan COVID-19 Garut Ricky Rizki Darajat saat dikonfirmasi detikcom, Senin (27/4/2020).

Kecamatan Selaawi

Salah seorang warga Kecamatan Selaawi yang berada di utara Garut juga dikonfirmasi terjangkit virus Corona. Pasien berjenis kelamin laki-laki berumur 54 tahun ini merupakan pasien ketiga (KC-3) positif Corona yang dikonfirmasi Pemkab Garut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, KC-3 ini memiliki riwayat perjalanan ke Banten. Pasien diduga tertular virus Corona di zona merah. Saat ini KC-3 dirawat di RS Garut. Kondisinya sehat.

Related Post

Kecamatan Cigedug

Kecamatan Cigedug jadi yang paling krusial dalam penanggulangan virus Corona di Garut. Bagaimana tidak, seorang warganya yang sebelumnya ditetapkan sebagai PDP kabur saat hendak diisolasi di RSUD dr. Slamet Garut.

Belakangan diketahui, pasien berjenis kelamin lelaki berumur 20 tahun tersebut dinyatakan positif Corona setelah hasil swab tes muncul. Pasien asal Cigedug ini sendiri diketahui meninggal dunia pada 1 April 2020.

Kaburnya pasien tersebut berdampak ke lingkungan. Setelah dinyatakan positif Corona, Pemkab Garut melakukan isolasi warga satu kampung di Kecamatan Cigedug.

Kampung yang diisolasi diketahui merupakan daerah sekitar tempat tinggal pasien. Saat ini, isolasi di kampung tersebut masih berlangsung. Pemkab menjamin hidup warga di sana dengan memberikan bantuan pangan.

Tarogong Kaler

Seorang warga Tarogong Kaler (Tarkal) dinyatakan positif Corona dan dikonfirmasi oleh Pemda Garut sebagai pasien kelima (KC-5).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasien berjenis kelamin perempuan berusia 45 tahun itu sebelumnya merupakan ODP. Pemkab mengkonfirmasi yang bersangkutan positif Corona setelah hasil swab test muncul.

Pasien itu kini dirawat di RSUD dr. Slamet Garut. Kondisinya terus menunjukkan perkembangan baik.

Hari ini, Senin (27/4/2020) dua orang WNA asal Banglades dinyatakan positif Corona. WNA Banglades tersebut dinamai KC-8 dan KC-9. Total tiga orang di Tarogong Kaler terpapar Covid-19.

Kecamatan Cikajang

Kecamatan Cikajang menjadi kecamatan terakhir yang salah seorang warganya dinyatakan positif Corona saat ini. Pria 42 tahun asal Cikajang dikonfirmasi merupakan pasien positif Corona keenam (KC-6) setelah hasil tes swab yang bersangkutan muncul.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari COVID Center, yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan ke Nepal akhir bulan Maret 2020. Saat ini, KC-6 juga kini dirawat di RSUD dr Slamet Garut. (*)

Penulis : Memphis
Editor : ER


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.