Update Hingga Kamis 30 April 2020, Korban COVID-19 di Garut Terus Bertambah

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat.***

garutexpress.id-  Dalam laporannya, gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Garut menyebutkan, korban virus corona (COVID-19) terus bertambah. Hal tersebut, setidaknya tercatat dalam perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Garut pada Kamis, 30 April 2020 hingga Pukul 16.00 WIB.

Menurut Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, penambahan data korban tersebut didapat setelah kembali ditemukannya 1 kasus positif COVID-19 di Cisrurupan.

“Seperti diketahui bersama, bahwa kemarin (29/4/2020) malam ditemukan kembali 1 kasus COVID-19 positif  (Laki-laki 26 tahun di Kecamatan Cisurupan) disebut sebagai KC-11,” ujar Ricky.

Menurutnya, hasil temuan ini ada korelasinya dengan temuan sebelumnya di Cigedug (KC-04), mengingat pengambilan sampel swab dilakukan pada saat tracing dan tracking tanggal 22 April 2020 di Puskesmas Cisurupan.

“Untuk proses selanjutnya, tadi malam sekitar Pukul 20.00 WIB KC-11 telah masuk ruang isolasi RSUD dr. Slamet untuk mendapatkan penanganan medis,” tandasnya.

Sementara itu, menindaklanjuti hasil temuan KC-11 ini, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Garut melakukan respon cepat untuk tracing dan tracking. Sebelum kegiatan tersebut dilakukan surveilans terhadap kontak erat risiko tinggi.

Related Post

“Atas hasil kegiatan surveilans ini diperoleh data terdapat sebanyak 126 orang tersebar di tiga lokasi yaitu di Puskesmas Cisurupan,  tempat tinggal KC-11, dan keluarga lainnya yang ada di beda kecamatan. Untuk kegiatan tracing dan tracking itu sendiri akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini,” katanya.

Ricky menambahkan, pada hari ini pula ditemukan kasus PDP baru, perempuan 81 tahun di Kecamatan Karangpawitan. Memiliki riwayat perjalanan dari Kota Tasikmalaya disertai gejala penyakit paru kronis dan tekanan darah tinggi.

“PDP ini telah masuk ruang isolasi sejak kemarin malam dan telah mendapatkan penanganan medis termasuk rapid test dan pengambilan swab,” jelasnya.

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut mencatat, hingga saat ini total kasus COVID-19 (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sebanyak 3.042 kasus, terdiri  dari : OTG : 593 orang, dimana 357 masih dalam tahap observasi dan 236 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian; ODP : 2.386 kasus (157 kasus masih pemantauan, 14 dalam perawatan, dan 2.215 selesai pemantauan dimana 11 diantaranya meninggal).

Sementara itu, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) trcatat ada  52 kasus (7 kasus sedang dalam perawatan dan 45 kasus selesai pengawasan dimana 11 diantaranya meninggal). Kemudian korban dalam Konfirmasi +  di anataranya ada 11 kasus terdiri 8 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, 1 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal. (*)

Reporter : Tim GE

Editor      : ER


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.