Update Hingga 19 April, Di Garut Tercatat Ada 2.482 Kasus COVID-19

Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat.***

garutexpress.id- Update perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, hari ini Minggu, 19 April 2020, hingga pukul 16.00 WIB,  berdasarkan data yang diperoleh Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi.

Berikut rincian update kasus COVID-19 yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut :

  1. Hari ini kasus COVID-19 Positif masih tetap 3 kasus, yaitu (Laki-laki 2 kasus dan 1 perempuan).
  2. Total kasus Covid 19 sampai hari ini (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) sebanyak 2.482

kasus, terdiri dari :

a) OTG : 316 orang (8 OTG baru dan 308 OTG lama), dimana 157 masih dalam tahap observasi dan 159 selesai masa observasi;

b) ODP : 2.128 kasus (93 kasus masih pemantauan, 4 dalam perawatan, dan 3.031 selesai pemantauan dimana 8 diantaranya meninggal);

c) PDP : 35 kasus (2 kasus sedang dalam perawatan dan 33 kasus selesai pengawasan dimana 6 di antaranya meninggal)

d) Konfirmasi + : 3 kasus terdiri 2 dalam perawatan di RSUD dr Slamet, 1 kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium.

Jumlah ODP yang terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan, yaitu sebanyak 24 kasus.

4. Hari ini mendapatkan laporan, dugaan adanya OTG (Laki-laki 20 tahun, Kec. Cisurupan) yang baru datang dari Jakarta. Hasil penelusuran tim surveilans dan UPT

Puskesmas Cisurupan diperoleh data, bahwa OTG tersebut memiliki riwayat pernah kontak dengan kasus konfirmasi di Jakarta dan telah mendapatkan pemantauan di Wisma Atlet Jakarta selama 10 hari (mulai 8 s.d 18 April 2020).

Pada hari ini pula, Tim kesehatan UPT Puskesmas Cisurupan langsung melakukan langkah-langkah respon :

  1. Surveilans ketat berupa pengambilan sampel melalu rapid test dan hasilnya dinyatakan non reaktif;
  2. Berkoordinasi dengan pihak terkait (unsur pemerintahan desa) dan kepolisian setempat untuk pemantauan kesehariannya;
  3. Diwajibkan kepada OTG tersebut untuk isiolasi mandiri selama 14 hari ke depan, dan dipastikan hari ke-10 untuk diulang kembali pemeriksaan rapid test.
  4. Hari ini pula, diperoleh informasi adanya orang yang meninggal dengan riwayat dari zona merah (Jakarta) ke Kecamatan Sukaresmi. Pada saat pemberitaan ini, proses penelusuran oleh tim kesehatan UPT Puskesmas Sukamulya Kecamatan Sukaresmi masih berlangsung. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesegera mungkin.

Demikian keterangan pers hari ini melalui Juru Bicara COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here