Terdakwa Kasus Video “Vina Garut” Divonis 3 Tahun, JPU Pikir-pikir

garutexpress.id –Akhirnya ‘VA’ terdakwa kasus video “Vina Garut” divonis dengan hukumna 3 tahun penjara. Menanggapi putusan masjelis hakim,  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut menyatakan pikir-pikir . Pasalnya vonis yang diberikan lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU.

Kepala Kejari Garut, Sugeng Hariadi, sangat menghormati keputusan majelis hakim. Apalagi kasus Vina Garut ini sudah sangat viral dan jadi perbincangan masyarakat.

“Kami menuntut lima tahun penjara potong masa tahanan. Putusannya tiga tahun. Tim JPU kami nyatakan pikir-pikir dan diberi waktu selama tujuh hari,” ucap Sugeng didampingi Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma, dan JPU usai sidang online, Kamis (2/4/2020).

Selama masa pikir-pikir, Sugeng menyebut akan menggunakan kesempatan itu untuk berkonsultasi. Pihaknya akan mendiskusikan terlebih dulu. Namun kecenderungannya, jaksa juga akan menyatakan banding.

“Kalau mereka (pengacara VA) nyatakan banding, kami akan ikuti. Secara SOP kami seperti itu. Jadi kecenderungan banding. Ada beberapa yang menurut kami pertimbangan terhadap barang bukti ada yang kurang,” katanya.

Terkait persidangan secara online, Sugeng mengaku tak ada kendala. Persidangan juga sudah disepakati dengan pengadilan dan rutan. “Ada dasar hukumnya untuk sidang online. Ini juga upaya kami untuk cegah corona,” ujarnya.

Pegacara VA, Asri Vidya Dewi, langsung menyatakan banding setelah majelis hakim menjatuhkan hukuman tiga tahun kepada kliennya. Ia menyebut, ada banyak fakta persidangan yang tidak dipertimbangkan majelis hakim.

“Misal soal Vina pernah melapor ke Polres itu tidak dilihat. Juga tak dipertimbangkan relasi kuasa yang timpang,” tukasnya.

Perkara tersebut terjadi saat VA masih berusia anak menuju ke dewasa. Hal tersebut tak dipertimbangkan majelis.

“Ini penting ke depan untuk permepuan berhadapan dengan hukum. Bukan head to head pengacara dan JPU. Namun untuk kepentingan hukum ke depannya,” tandasnya. (*)

Penulis   : FW

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here