“Pangkas Rambut Infaq,” Cara Tukang Cukur di Selaawi Rapikan Rambut Sambil Beramal

garutexpress.id.- Menjadi tukang cukur atau pangkas rambut, merupakan profesi yang banyak dijalani oleh sebagian masyarakat di Kabupaten Garut. Para pemangkas rambut ini tersebar di berbagai Kecamatan, tak terkecuali di Kecamatan Selawi.

Namun, di Selaawi ada yang sedikit berbeda. Beberapa orang tukang pangkas rambut asal Kampung Cibingbin, Desa Cirapuhan, membuka tempat pangkas rambut dengan tema “Pangkas Rambut Infaq.”

Sesuai dengan namanya, pangkas rambut yang berlokasi di bangunan bale kampung ini, semua uang hasil memangkas rambut tersebut diinfaqan ke beberapa masjid yang ada di sekitar Kampung Cibingbin.

Menurut Ketua RW setempat, Abdul Ajiz El Anwar (45), kegiatan ini merupakan niat baik dari para tukang cukur di kampungnya. Para tukang cukur ini biasanya bekerja di pangkas rambut milik sendiri.

Tetapi 2 hari dalam sepekan, yaitu hari Sabtu dan Ahad, mereka menyempatkan diri untuk melayani warga yang ingin dicukur sekaligus beramal. Satu orangnya dikenakan tarif Rp 5000, harga tersebut berlaku bagi kalangan dewasa maupun anak-anak.

“Uang tersebut semuanya dikumpulkan di panitia, lalu diserahkan ke pengurus masjid, selanjutnya akan dibelikan perlengkapan masjid seperti karpet dan yang lainnya. Kalau mau rambutnya rapih sekaligus ingin beramal, ya datang saja ke pangkas rambut infaq,” katanya, Sabtu (04/04/2020).

Selain bisa dicukur, di pangkas rambut infaq ini ternyata warga bisa datang untuk belajar memangkas rambut. Tentu saja para tutornyapun sudah berpengalaman dalam hal cukur mencukur.

“Jadi gak ada ruginya datang ke sini, bisa di cukur, bisa beramal, sekaligus bisa juga berlatih mencukur pungkas,” Ajiz, sambil tersenyum. (*)

Penulis : Useu G Ramdani

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here