MUI Minta Polisi Menindak Pemuda Garut yang Sebut Masjid Tempat Kotor

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, KH. Sirojul Munir.***

garutexpress.id- Kepolisian Resor Garut akhirnya mengamankan seorang pemuda yang menyebut masjid sebagai tempat bagi manusia kotor. Ia sendiri diamankan beberapa saat setelah video tersebut ramai diperbincangkan dan menyebar melalui aplikasi pesan singkat.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyebut bahwa awalnya, pihaknya menelusuri identitas pemuda tersebut melalui akun instagram miliknya setelah videonya viral.

“Kita kemudian menghubunginya hingga akhirnya yang bersangkutan mau datang ke Polres Garut untuk melakukan klarifikasi kepada kita. Kita sudah periksa yang bersangkutan,” ujarnya, Rabu (22/4/2020).

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, Maradona menyebut bahwa pihaknya tidak langsung menahan pemuda tersebut. Menurutnya, diperlukan pembuktian dari sejumlah ahli terkait apa yang disampaikan oleh pemuda tersebut.

“Kita membutuhkan pembuktian dari ahli bahasa, ahli agama, dan juga ahli IT untuk kaitannya dengan kasus ini. Pemuda itu belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun yang jelas kita sudah menangani kasus ini dan kita akan lakukan penanganan dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, video seorang pemuda dugaan melakukan penistaan tempat ibadah ramai jadi perbincangan masyarakat. Pemuda tersebut diduga berasal dari Garut, Jawa Barat. Video tersebut berdurasi 28 detik. Sedangkan lelaki yang berada di video adalah pemilik akun Instagram wahyudean 94.

Menyikapi video tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut, Sirojul Munir meminta Kepolisian segera menindaklanjutinya.

“Harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Kami juga akan mempelajari secara internal di MUI Garut,” kata Sirojul kepada wartawan, Selasa (21/4/2020). (*)

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here