Meresahkan, Warga Tolak Keras Keberadaan “Bank Emok”

garutexpress.id– Keberadaan rentenir sangat meresahkan warga. Bahkan dengan berkedok ‘bank’ kini para pebisnis pinjaman bunga berbunga ini semakin mewabah. Yang jadi korban tentunya kaum bawah yang terjerat bunga rentenir ini.

Dikarenakan yang beroperasi banyak kaum perempuan, maka rentenir berekdok bank, khususnya di daerah Jawa Barat kerap dijuluki ‘bank emok.’ Emok dalam bahsa Sunda sebutan untuk cara duduk kaum hawa.

Dianggap meresahkan, sejumpah warga di beberapa tempat di Garut muali bereaksi. Salah satunya warga di Perumahan Bunar Indah, Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

Tak hanya ‘bank emok yang mereka tolak, beberapa jasa rentenir yang berkedok bank semisal Bank Keliling (Bangke) atau Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa) juga mereka tolak.

Aksi penolakan warga Perum Bunar Indah ditunjukan dengan memasang spanduk di beberapa lokasi tak jauh dari gerbang perumahan tersebut.

“Kami menolak keras masuknya segala bentuk jenis pinjaman (rentenir) berkedok bank,” ujar perwakilan warga Perum Bunar Indah yang juga Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Cakrabuana Kabupaten Garut, Yudi Setia Kurniawan kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Diungkapkannya, ulah mereka (rentenir) saat memberikan pinjaman berlaga seorang pahlawan. Giliran menagih arogan dan kerap menakut-nakuti masyarakat (para nasabahnya) yang saat ini tengah kelulitan ekonomi.

LPKSM Cakrabuana meminta bank milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut khususnya bisa memberikan fasilitas kredit kepada warga. Tentunya dengan proses pengajuannya dipermudah.

“Di tengah maraknya Bank Emok dan wabah Covid-19, bank-bank milik pemerintah harus hadir membantu masyarakat menggulirkan pinjaman,” katanya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here