Menelisik Kata ‘Mudik’ yang Berujung Polemik di Tengah Pandemik

Ilustrasi foto : ISTIMEWA.***

garutexpress.id- Ditenga pandemi virus corona (COVID-19) belakangan muncul polemik terkait arti kata mudik. Maklum saja, soal arti kata mudik ini dilontarkan oleh orang nomor 1 di Republik ini.

Bantahan Presiden Jokowi bahwa ‘mudik’ berbeda dengan ‘pulang kampung’ langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Pernyataan itu muncul dalam wawancara eksklusif Najwa Shihab dengan Jokowi dalam acara Mata Najwa.

Hal itu bermula saat Najwa Shihab menanyakan terkait fenomena gelombang arus warga Jabodetabek.

Mereka memutuskan meninggalkan wilayah yang selama ini menjadi tumpuan nafkah dan kembali ke kampung halaman masing-masing.

Akan tetapi, Jokowi menyatakan bahwa hal itu bukan ‘mudik’. Melainkan diistilahkannya sebagai ‘pulang kampung’.

“Kalau itu bukan mudik, itu pulang kampung,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena warga itu tak lagi memiliki pekerjaan di Jabodetakbek sejak wabah corona.

“Yang bekerja di Jabodetabek, di sini, tidak ada pekerjaan, mereka pulang,” sambungnya.

Najwa Shihab lantas mencecar Jokowi dengan pertanyaan lanjutan.

“Apa bedanya?” tanya Najwa lagi.

Selanjutnya, Jokowi mengartikan bahwa mudik selalu berkaitan dengan Lebaran Idul Fitri.

“Kalau mudik itu terkait hari lebarannya. Kalau pulang kampung itu bekerja di Jakarta pulang ke kampung,” jawabnya

Najwa Shihab pun masih terus memberongong Jokowi dengan pertanyaan.

“Itu timing saja kan, faktanya orang sudah mudik dan bisa menyebarkan (Corona)?” timpal Najwa.

Jokowi lantas membandingkan kondisi di Ibukota dengan kampung halaman masing-masing warga.

Menurutnya, di Jakarta, para warga itu menempati tempat yang cukup sempit.

“Coba liat di lapangan, di Jakarta mereka sewa ruang isi delapan orang. Di sini tidak bekerja,” tutur mantan Gubernur DKI itu.

Jokowi berujar, bahwa warga tersebut akan jauh lebih aman saat berada di kampung halamannya.

“Lebih bahaya mana? Di dalam ruangan dihuni sembilan orang, tapi pulang kampung, tapi sudah disiapkan isolasi oleh desa?” lanjutnya.

Pernyataan Jokowi itu pun juga langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Akun bernama Bandit Merah Putih menyimpulkan dari pernyataan Presiden itu bahwa ‘mudik’ adalah satu minggu sebelum lebaran.

Sementara ‘pulang kampung’ berarti satu minggu sebelum Ramadan.

Lalu, bagaimana arti kedua diksi tersebut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi terbaru?

Disebutkan, kata ‘mudik’ dalam KBBI berarti ‘pulang ke kampung halaman’ yang lebih dikaitkan pada momentum lebaran.

Sedangkan untuk kata ‘pulang kampung’ ialah ‘pulang ke kampung halaman’ dan dikaitkan bagi mereka yang sudah tidak lagi bekerja di kota. (*)

Dari berbagai sumber

Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here