Lebih Mementingkan Urusan Jabatan, Bupati Garut Tidak Fokus Tangani Covid- 19

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyerahkan SK bagi pejabat baru saat dilantik di Lapang Setda Garut, Senin (13/4/2020).*

Garutexpress.id – Bupati Garut Rudy Gunawan, melantik 23 pejabat struktural, terdiri dari Pejabat Adiministrator sebanyak 7 orang dan Pejabat Pengawas sebanyak 16 orang. Pengambilan sumpah dan janji pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut ini dilakukan saat aturan “Psycal Distancing” diberlakukan di Kabupaten Garut karena mewabahnya virus corona atau Covid- 19.

Langkah Rudy Gunawan melantik puluhan pejabatnya itu menuai kritik dari sejumlah aktivis di Garut. Salah satunya, aktivis ProDemokrasi, Hasanudin. Menurutnya, bupati tidak peka dengan kondisi sosial saat ini.

Menurutnya, kegiatan pelantikan sebenarnya bisa ditunda hingga penyebaran wabah corona mereda. Sehingga iklim kerja bisa tetap terjaga.

“Kepekaan bupati itu di mana sih. Masa saat warganya disuruh diam di rumah. Malah mengumpulkan orang dan melakukan pelantikan,” katanya, Senin (13/4/2019).

Sementara itu, Koordinator Kaukus Pemuda Garut, Okky Caressa Ginanjar, mengatakan seharusnya Bupati Garut fokus pada penanganan Covid- 19. Pasalnya, pelantikan pejabat struktural di tengah pandemi corona tidak ada urgensinya sama sekali.

“Kemarin buat kebijakan Bank Emok sekarang melantik pejabat. Saya heran dengan kebijakan bupati. Semuanya bias di tengah ketidakpastian di kalangan masyarakat,” ucapnya kepada “GE”.

Menurut Okky, selama ini Pemkab Garut tidak memiliki program yang jelas dalam penanganan Covid- 19. Bahkan, Bupati Garut lebih senang mengeluarkan kebijakan kontroversial.

“Saya heran, di saat kepala daerah lainnya di Jawa Barat sibuk dan fokus menanggulangi Covid- 19 di Garut malah hobi membuat kebijakan kontroversi. Energi rakyat nantinya terkuras oleh ulah pemerintah. Hentikanlah membuat kontroversi, mari bersama-sama bangkitkan Garut perangi wabah Covid- 19,” katanya.

Okky menyarankan, Pemkab Garut agar lebih masif dalam pendataan warga yang telah ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) serta Pasien Dalam Perawatan (PDP). Selain itu, publik menunggu bagaimana hasil rapi test terhadap seribu lebih ODP yang telah ditetapkan Pemkab Garut.

“Fokus sajalah tangani Covid- 19 agar warga tenang. Jangan malah melakukan kebijakan yang bias dan tak penting. Pada akhirnya, menimbulkan kontroversi di kalangan warga,” harapnya.

Related Post

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengaku melakukan pelantikan dalam rangka membantu dan melayani masyarakat, serta banyaknya agenda pemerintahan yang harus tetap berjalan. Maka pengisian jabatan yang kosong harus segera diisi agar setiap upaya program yang disusun Pemkab tetap bisa berjalan secara maksimal.

Hal ini juga berkaitan dengan upaya percepatan penanganan Covid-19, serta memberikan makna kesehatan kepada seluruh masyarakat.

“Saya harap Saudara-saudara dapat bekerja dengan maksimal,” tegas Bupati Rudy di hadapan 23 pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya.

Secara khusus bupati mengamanatkan kepada Kepala Bidang Pertamanan yang baru, Dang Sani Imansyah, agar berkeliling mengecek taman-taman yang menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan kepala para lurah, Rudy mengamanatkan agar terus memantau di lapangan berkelililing ke setiap RT dan RW.

Para lurah juga harus mampu berkomunikasi dengan seluruh unsur di wilayah kerjanya, mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat dan tokh agama.
Sedangkan kepada para sekmat bupati menekankan peran sekmat dalam mengembangkan kecamatan melalui terobosan-trobosan demi kemajuan kecamatan, dengan satu program kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan di tingkat kecamatan. (*)

Berikut nama-nama pejabat yang dilantik Bupati Garut, Rudy Gunawan, Senin (13/4/2020):

 

Nama-nama pejabat yang dilantik

Penulis: Mahesa Hastama Ibrahim
Editor: Farhan SN


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.