Dilakukan Penyemprotan, PKL dan Toko di Pengkolan Sempat Ditutup

 

Garutexpress.id – Sejumlah toko dan pedagang kaki lima (PKL) di pusat perbelanjaan Kota Garut (Pengkolan) sempat ditutup. Hal tersebut dilakukan saat penyemprotan cairan disinfektan.

“Cairan disinfektan ini berbahaya kalau kena tubuh atau makanan. Jadi para pedagang harus ditutup dulu,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Garut, Suherman, Minggu (26/4/2020).

Penyemprotan cairan disinfektan di pusat perbelanjaan Kota Garut, Minggu (26/4/2020).

Langkah prepentif ini dilakukan, kata Suherman, setelah warga Kecamatan Garut Kota kembali dinyatakan positif Covid- 19.

“Hasil rapat dengan berbagai unsur Muspida harus dilakukan penutupan sementara dan dilakukan penyemprotan. Jadi untuk sementara toko dan PKL harus tutup dulu,” katanya.

Related Post

Berdasarkan pantauan garutexpress.id di lapangan, sejumlah pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Ahmadyani langsung mengemasi barang dagangan dan menutup aktivitasnya. Sementara toko yang berjualan kembali dibuka pascaselesai penyemprotan.

Sementara itu, pedagang kaki lima, Pepen (34) mengaku, bingung dengan kebijakan pemerintah yang melarang berjualan. Pasalnya, selama ini dirinya tak menerima bantuan apa pun.

“Kalau saya diam di rumah, mau makan apa saya. Saya punya anak dua sementara bantuan tidak ada,” pungkasnya. (*)

Pengunjung di Pengkolan sempat selfi saat jalan Ahmad Yani di tutup dan sepi pengunjung, Minggu (26/4/2020).

Penulis: Mahesa Hastama Ibrahim
Editor: Farhan SN


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.