Dampak Virus Corona, Bapenda Garut akan Berikan Insentif Pajak

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Basuki Eko.***

garutexpress.id- Terkait wabah virus corona (COVID-19) pemerintah mulai melakukan berbagai kebijakan di bergagai sektor, salah satunya sektoe konomi dan perpajakan.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Basuki Eko, mengatakan, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Garut melalui Bapenda Kabupaten Garut, akan mengeluarkan kebijakan insentif pajak. Insentif tersbut akan diberikan kepada para wajib pajak Hotel, restoran dan sarana hiburan.

“Rencananya untuk bulan Maret 2020 ini, pajak hotel dan restoran ini ada insentif 25%, jadi pajak yang terpungut itu 75 % pada bulan April, untuk masa pajak Maret,” ujar Eko, kepada sejumlah awak media di Halaman Pendopo Garut, Kamis (02/04/2020).

Menurutnya, melihat situasi dan kondisi keadaan darurat Covid-19, Pemkab Garut akan mengikuti keputusan untuk perpanjangannya dari Pemerintah Pusat mengenai hal ini.

“Mungkin saja besaran persentasenya bisa lebih besar, bisa juga ke pembebasan tergantung situasi dan kondisi. Ini adalah untuk jenis pajak hotel, restoran dan tempat hiburan saja,” katanya.

Eko menyebut, capaian pajak tahun ini, tidak akan tercapai sesuai target. Pertama, Pajak Penerangan Jalan (PJU), karena ada kebijakan dari pusat, misalkan sampai 450 KWH itu dibebaskan, terus yang 900 KWH 50%, itu otomatis mempengaruhi pajak.

“Terus nanti yang tadi hotel, restoran dan sarana hiburan, ada insentif untuk wajib pajak. Untuk bulan sekarang itu 25%. Jadi, pembayaran sekarang itu berarti masa pajak Maret, yang terpungut itu 75%, karena 25% insentif untuk wajib pajak,” ujarnya. (*)

Penulis : Tim GE
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here