Virus Corona Mewabah, Industri Pertanian di Garut Malah Ketiban Berkah

garutexpress.id- Mewabahnya virus korona jenis baru (Covid-19) di Indonesia tak sepenuhnya membawa pengaruh negatif pada sektor industri. Di Kabupaten Garut, sektor agrobisnis atau pertanian malah keiban berkah dengan adanya wabah virus maut itu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga mengklaim, sejak ramainya virus korona industri pertanian di daerah Garut mengalami peningkatan. Pasalanya, daerah lain yang biasanya mengimpor sayur dari luar negeri beralih mengambil dari dalam negeri.

“Sebenarnya dengan ada wabah ini (korona), pertanian kita diuntungkan. Karena beberapa provinsi yang tadinya impor dari Cina, sekarang permintaan ke kita,” kata dia kepada Republika, Ahad (15/3/2020).

Ia mencontohkan, Batam yang biasanya mengimpor beberapa jenis sayuran dari China, saat ini meminta ke Kabupaten Garut. Menurut dia, peningkatan permintaan datang dari wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Beni menyebutkan, peningkatan permintaan itu terjadi sejak dua pekan ke belakang, terutama dari Batam. “Jadi ada peluang pasar yang lebih terbuka,” katanya.

Sementara itu, ihwal ketersediaan stok untuk wilayah Kabupaten Garut masih dinilai aman. Beni mengatakan, stok beras, sayur, dan buah, untuk kebutuhan lokal, sampai menjelang Labaran masih akan mencukupi.

Namun keran impor akan tetap dibuka, khususnya bawang putih. Sebab, produksi bawang putih di dalam negeri belum sesuai ekspetasi.

“Itu (impor) mungkin akan sedikit terganggu karena aturan lebih ketat. Tapi insyaallah masih aman,” kata dia.

Sementara di Kota Tasikmalaya, pemerintah setempat telah mengeluarkan edaran kepada warga untuk tidak berkegiatan tak penting di luar rumah. Sejumlah aktivitas, seperti sekolah diliburkan selama 14 hari. Namun, Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan ketersediaan pangan relatif stabil.

“Kita harap tak ada kegaduhan. Tapi sampai hari ini dan sampai 14 hari ke depan (kebutuhan pangan) masih mencukupi,” tandasnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here