Masa Darurat Corona Bisa Diperpanjang, Siswa Belajar di Rumah Makin Lama

WAKIL Bupati Garut, Helmi Budiman, saat membagikan masker dan penyemprotan disinfektan di kawasan Terminal Guntur, Senin (23/3/2020).***

garutexpress.id- Tampaknya, waktu kegiatan belajar di rumah (mandiri) bagi para peserta didik akan diperpanjang. Hal tersebut seiring dengan adanya instruksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait masa darurat corona yang hendak diperpanjang hingga 29 Mei (2020).

Menurut Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Pemkab Garut tengah membahas terkait perpanjangan masa  Social Distancing atau jaga jarak sosial. Khususnya, bagi para pelajar yang masih belajar mandiri sampai akhir pekan ini.

“Kemungkinan ada perpanjangan belajar mandiri. Apalagi jumlah ODP (orang dalam pemantauan) terus meningkat,” ujar Helmi usai membagikan masker dan penyemprotan disinfektan di Terminal Guntur, Senin (23/3/2020).

Menurutnya, kemungkinan untuk melaksanakan ujian sekolah secara daring (online), Helmi mengaku belum diputuskan. Pihaknya akan segera membahas persoalan tersebut.

“Tak hanya untuk anak sekolah. Termasuk bagi para pekerja. Social distancing ini sangat perlu untuk mencegah penyebaran covid-19 ini,” katanya.

Diungkapkannya, dari data di Dinas Kesehatan Garut, saat ini total sudah ada 90 ODP dan tujuh pasien dalam pengawasan (PDP). Lima PDP sudah dinyatakan negatif dan dua lainnya masih dilakukan observasi.

Pihaknya juga menjaga pintu masuk ke Garut di wilayah Kadungora. Setiap kendaraan yang masuk, terutama kendaraan umum akan diperiksa.

“Semua orang yang masuk kami cek suhu tubuhnya. Diutamakan yang berasal dari daerah-daerah terpapar. Petugas terus jaga di Kadungora,” tandasnya. (*)

Penulis :  FW

Editor    :  ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here