Proyek Jalan Poros Tengah Cilawu-Banjarwangi Terus Disorot, Kini Komisi IV DPR RI Angkat Bicara

garutexpress.id- Proyek pembangunan jalan poros tengah Garut yang menghubungkan dua kecamatan terus mendapat sorotan. Proyek jalan tersebut dinilai bisa merusak kawasan hutan serta ekosistem satwa.

Sejumlah aktivis lingkungan dan masyarakat bahkan merencanakan aksi turun ke jalan pada pekan depan. Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, kemarin telah meminta Dinas PUPR menghentikan proyek tersebut karena belum memiliki analisa mengenai dampak lingkungan (amdal).

Kini tanggapan soal proyek tersebut datang dari Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi. Saat dihubungi, Dedi menyebut akan ada masalah yang diakibatkan dengan pembukaan jalan itu. Apalagi jalan tersebut menabrak kawasan hutan.

“Sekarang kalau hutan lindung dibuat jalan, bukan menentang. Apalagi menghubungkan satu daerah dengan daerah lain dengan transportasi,” ujar Dedi Kamis (27/2/202).

Dengan dibukanya jalan, maka lahan yang tadinya hutan bisa dibuka oleh masyarakat. Akses pembangunan memang lebih mudah, namun dampaknya juga bisa jadi merusak alam.

Menurutnya, bencana banjir bandang di Garut pada empat tahun lalu, harus jadi pelajaran bagi semua pihak. Kawasan gunung yang sebagian menjadi kebun sayur dan wisata, mengubah fungsi aslinya.

“Hal-hal seperti itu harus jadi perhatian. Boleh membangun, tapi faktor lingkungan juga harus diperhatikan. Apalagi di sana jadi hutan lindung dan rumah bagi satwa dilindungi,” tandasnya. (*)

Penulis :  FW

Editor   :  ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here