Panen Melimpah Harga Murah, Daya Beli Warga Rendah hingga Pedagang Resah

Pedagang sayuran di pasar Ciawitali Garut, resah, mestik stok melimpah namun sepi pembeli, Kamis (6/2/2020)***

garutexpress.id – Memasuki musim penghujan, hasil panin di sejumlah sentra sayuran di Kabupaten Garut melimpah.  Namun para pedagang di Pasar Ciawitali Kabupaten Garut malah mengaluh. Hal ini disebablan harga sayuran yang turun menukik hinggan stok melimpah dan ahirnya membusuk.

Melimpahnya pasokan sayuran ini tidak diimbangi oleh daya beli masyarakat. Hal ini berdampak pada turunya sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di komoditi sayuran.

“Konsumen saat ini menurun hingga 70 persen sehingga barang dagangan sayuran banyak yang busuk yang akhirnya terbuang,” ujar Bandar sayuran di Pasar Guntur Garut, H. Oping, Kamis (6/2/2020).

Hasil panen yang melimpah, membuat stok sayuran di Pasar Ciawitali Garut meumpuk. Namun daya beli masyarakat yang rendah membuat banyak sayuran yang membusuk.***

Saking banyaknya stok kata Opang kadang stok yang tidak terjual diberikan kepada warga sekitar. “Terkadang disortir dan dibagikan ke warga yang dinikai masih layak,” katanya.

Kata Opang sayuran yang mengalami penurunan harga diantaranya mentimun, sawi, kacang, rampong dan kubis. Bahkan sering juga busuk karena stok banyak dan tidak bisa terjual akibatnya pedagang mengalami kerugian.

Dirharapkannya, pemerintah bisa segera mengatasi rendahnya daya beli masyarakat tersebut.

“Agar kami para pedagang sayuran dari tingkat distributor hingga pedagang eceran tidak terus dengan mengalamim kerugian,” katanya.

“Akibat situasi ini diharapkan pemerintah segera mengambil tindakan guna mengataai rendahnya daya beli masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here