Warga Keluhkan Kawasan Pengkolan yang Tambah Semrawut

garutexpress.id- Kini kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota atau kawasan Pengkolan tambah semrawut. jadi keluhan warga. Selain pedagang kaki lima (PKL) yang berlum sepenuhnya ditertibkan, kesemrawutan makin bertambah dengan banyaknya kendaraan parkir sembarangan.

Sebenarnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Garut dan Polres Garut telah beberapa kali melakukan razia. Namun, upaya tersebut tak kunjung membuat warga sadar untuk parkir di lokasi yang telah disediakan.

“Parkirnya jauh sih. Kalau enggak di Jalan Ciledug, harus di Jalan Cikuray. Mending kosong parkirannya. Di sana kan terbatas,” ujar Muhammad Nur (28), warga Tarogong Kaler, Jumat (10/1/2020).

Ia menilai wajar, banyak pengendara memarkirkan kendaraan di kawasan Pengkolan. Selain ingin lebih dekat dengan toko tujuan, banyak tukang parkir yang menawarkan menyimpan kendaraan di Pengkolan.

“Kalau belanja tentu ingin cari yang dekat ke toko. Parkiran jauh soalnya, jadi parkir di pinggir jalan saja. Banyak sih yang parkir juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dishub Garut, Suherman, mengaku, pihaknya sudah mencari alternatif lokasi parkir. Seperti di Sumbersari dan bekas kantor Dinas Pertanian. Prosesnya terkendala tanah yang dimiliki Pemrov Jabar.

“Kalau diizinkan sama provinsi, akan kami bangun. Nanti sistemnya bisa sewa atau bagi hasil,” ujar Suherman.

Diakuinya di sekitar wilayah perkotaan Garut, masalah parkir jadi kendala besar. Banyak pengendara yang ingin berbelanja tak mendapat lokasi parkir representatif.

“Misal kayak Toserba Asia itu seharusnya ada tempat parkir. Harusnya saat bangun itu ada kajian Amdal lalu lintas. Kami sudah kasih teguran agar segera punya tempat parkir,” katanya. (*)

Penulis : FW

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here