Ulat Serang Kebun Jagung, Dipertan Garut Terjunkan Tim Pengendali Hama

garutexpress.id- Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut menerjunkan tim memberantas hama ulat yang menyerang kebun jagung di 30 kecamatan.

“Kita melakukan upaya menerjunkan tim percepatan pengendalian untuk menanggulangi hama (ulat) ini,” kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut Beni Yoga di Garut, Senin (15/1/2020).

Dijelaskannya, tim pengendali dari Dispertan Garut sudah disebar ke daerah sentra tanaman jagung yang diserang hama ulat tersebut untuk melakukan upaya pemberantasan dan antisipasi dengan para petaninya.

Menurutnya, upaya yang dilakukan petugas di antaranya menyemprotkan obat anti hama khusus ulat dari bahan organik maupun campuran cairan kimia yang dinilai ampuh membasmi hama itu.

“Kita menggunakan cara penanggulangannya dengan memanfaatkan jamur dari ulat itu sendiri maupun pestisida khusus ulat,” katanya.

Ditambahkannya, gerakan tim pengendali hama itu akan terus bekerja memantau dan mengatasi tanaman jagung yang terserang hama ulat.

“Kalau dibiarkan bahaya, bisa terus menyerang, hama ulat ini selama 24 jam tidak berhenti memakan tanaman jagung,” katanya.

Diejlaskannya, dari 42 kecamatan di Garut sebanyak 30 kecamatan atau seluas 731 hektare kawasan sentra tanaman jagung sudah terserang hama ulat.

“Daerah yang paling parah terdampak hama atau zona merah yaitu di Kecamatan Malangbong dan Banyuresmi,” kata Beni.

Menurutnya, serangan hama itu, tidak hanya menyerang tanaman jagung di Garut, tetapi di daerah lain juga seperti Kabupaten Sumedang dan Bandung dilaporkan sama terserang hama ulat.

“Serangan hama ini baru terjadi tahun ini, sebelumnya tidak pernah, hama ulat juga saat ini sedang dikaji oleh pemerintah pusat untuk mengetahui lebih jauh soal jenis hama ini,” katanya. (*)

Penulis : Tim GE

EditorĀ  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here