Siap-siap, PDAM Garut akan Sidangkan Pelanggan yang Enggan Bayar Tagihan

SUASANA agenda pendatanganan kerjasama PDAM-Kejari Garut, Jumat (17/1/2020)***

garutexpress.id- Untuk menekan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, PDAM Tirta Intan Kabupaten Garut menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.

Menurut Direktur PDAM Garut, Aja Rowikarim, kerjasana yang digagasnya itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat danal memberikan hak-hak negara, salah satunya terkait pembayarantarif PDAM dari pelanggan.

“Memperkuat kerjasama agar lebih implemenatif. Ketika ada kerjasama, minimal ketika ada kekeliruan kita diingatkan, termasuk pelanggan juga,” kata Aja, Jumat (17/1/2020).

Menurutnya, PDAM bisa meningkatkan perekonomian dan investasi lebih bagus. Tak hanya PDAM, masyarakat juga punya komitmen. Jika 100 persen tagihan pelanggan luanas, maka pelayanan bisa maksimal.

“Sekarangbelum 100 persen, awalnya 78 persen, sekarang naik 84 persen. Targey kita 90 persen,” tukasnya.

Aja menyebut, beberapa kendala yang membuat macet tagihan pelanggan di antaranta ada yang sengaja tidak membayar, faktor ekonomi, anggapan masyarakat terkait pelayanan yang tidak maksimal dan lainnya.

“Jika memang tidak maksimal (pelayanan), ya sudah tutup saja jangan berlangganan. Tapi kalau berkenan, kita berupaya meningkatkan pelayanan. Kalau sulit ya kita minta bantuan kejaksaan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Kejarii Garut mengaku siap bekerjasama dengan PDAM Garut untuk tagihan kepada pihak yang diwajibkan menyerahlan hak negara yang belum dikembalikan.

“Kami (Kejari) kerjasama di bidang perdata. Itu domain kerjasama, terkait hak-hak negara yang belum dikembalikan. Kita juga melakukan secara persuasif,” ujar Sidrotul Akbar selaku Kasie Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Garut.

Semantara itu, Dewan Pengawas PDAM Tirta Intan Garut, Haryono mengatakan, Kejari merupakan pengacara negara sekaligus pengaman asset negara. Sehingga kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan asset negara.

“Air sebagai aset nasional, aset strategis. Dengan ini 9kerjasama) bisa mengamankan aset negara dam ,endorong perusahaan melakukan tata kelola yang baik,” tukasnya. (*)

Penulis : Papap
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here