Setelah Garut Selatan, Garut Utara Disepakati Menjadi Kabupaten

Peta Kecamatan Limbangan (Google Map)

Garutexpress.id – Setelah santer adanya pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Garut Selatan, kini giliran Limbangan yang berencana akan menjadi sebuah kabupaten baru.

Kabar akan dibentuknya Kabupaten Limbangan (Garut Utara) rupanya bukan isapan jempol belaka, Bupati Garut H Rudy Gunawan di depan para awak media mengatakan sepakat dan memberikan persetujuan dengan pembentukan Kabupaten Limbangan.

“Kami sepakat sekarang ini ingin melakukan langkah-langkah secara konstitusional dan peraturan perundang-undangan dengan membentuk dan menyiapkan peraturan daerah tentang persiapan daerah Kabupaten Limbangan yang berada di Garut bagian utara,” Kata Rudy. Senin (27/01/20)

Rudy menambahkan bahwa wilayah Garut Utara berpotensi untuk menjadi kabupaten baru, pasalnya kawasan itu memiliki industri, panas bumi, sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni dengan akses yang dekat dengan Bandung.

“Kami juga berkepentingan Garut dibagi tiga, kalo Garut dibagi tiga maka akselerasi pembangunannya bertambah cepat,” Tambah Rudy.

Sementara itu tokoh masyarakat Limbangan H Kholil Aksan Umarzen mengatakan rencana DOB Garut Utara akan terbentuk sebelas kecamatan yang akan bergabung menjadi wilayah Kabupaten Limbangan diantaranya, Limbangan, Leles, Cibiuk sampai Malangbong.

“Kalo tadi konsepnya Pak Bupati soal dua Kabupaten satu Kota, jadi kalo Garut Selatan ada lima belas Kecamatan maka Limbangan itu idealnya enam belas Kecamatan. kita juga sepakat agar semua rasional dan sehat kita serahkan hasil verifikasi fibility study (FS), apakah Limbangan layak untuk jadi kabupaten biar tim FS yang di dalamnya orang-orang yang ahli dan akademisi dengan segala persyaratannya, kalau FS layak kita bersama siap untuk bekerja bersama Pemkab Garut,” ucap Holil.

Judul foto: Kruispunt van de Sociëteitsstraat en de Villa Dolce-weg bij de aloen-aloen te Garoet, Tahun: 1895, sumber: KITLV

Secara Historis Garut tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Limbangan. Kabupaten Limbangan adalah Kabupaten lama yang ibu kotanya dipindahkan ke Garut, dengan alasan seringkali terjadi bencana alam berupa banjir yang melanda daerah ibu kota.

Selain itu, tidak berkembangnya pusat pemerintahan karena jauh dari sungai yang menjadi sarana transportasi dan irigasi areal pesawahan dan perkebunan.

Maka dari itu Bupati Adiwijaya (1813–1831) membentuk panitia survei lokasi untuk ibu kota kabupaten yang baru. Pilihan akhirnya jatuh di tempat yang dikelilingi gunung dan memiliki mata air yang mengalir ke Ci Manuk. Saat menemukan mata air, seorang panitia survei kakarut (tergores) semak belukar.

Orang Belanda yang ikut survei saat itu tak dapat menirukan kata tadi, dan menyebutnya gagarut. Pada awalnya, nama kabupaten yang ibu kotanya telah dipindahkan tidak akan diubah, tetap dengan nama Kabupaten Limbangan.

Namun, atas saran sesepuh maka nama kabupaten diganti dengan nama baru sehingga tidak menimbulkan bencana dan malapetaka dikemudian hari seperti yang sering menimpa kabupaten Limbangan.

Dari kejadian kakarut tersebut, yang dilafalkan oleh orang Belanda dengan gagarut, muncullah nama kebupaten baru yaitu Garut.

Penulis : Sidqi Al Ghifari


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here