Peserta Tahfidz Qur’an Gaza Hafal 3 Juz Selama Libur Sekolah

Garutexpress.id – Libur panjang sekolah biasanya digunakan para siswa untuk berwisata atau bermain. Namun, berbeda dengan dua orang anak Rangga Azhar Raffasya dan Dhia Ulhaq Maulawi. Mereka menggunakan waktu libur sekolahnya untuk mengikuti kegiatan Tahfidz Qur’an.

Mereka berdua menghafal mushaf di rumah Tahfidz Quran Gaza yang berlokasi di Intan Regency C-2/C-8 Jl. Otista Tarogong Garut, Jawa Barat. Sebenarnya, rumah tahfidz Ghaza ada dua lokasi yaitu di Perumahan Bale Kembang No.6 Dayeuh Handap, Garut Kota, Garut Jawa Barat. Namun di lokasi Perum Bale Kembang dikhususkan untuk perempuan.

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 10 hari dari tanggal 21-31 Desember 2019. selama penyelenggaraan Tahfidz Qur’an Gaza, peserta yang berjumlah 45 orang laki-laki dan 45 orang Perempuan semuanya mondok.

Dhia Ulhaq Maulawi (kanan depan) dan Rangga Azhar Raffasya (kiri depan) foto bersama usai kegiatan tahfidz Qur’an di Rumah Tahfidz Qur’an Gaza Intan Regency C-2/C-8 Jl. Otista Tarogong Garut, Jawa Barat.

Peserta tahfidz qur’an, Dhia Ulhaq Maulawi mengaku, sangat senang bisa bergabung di rumah Tahfidz Qur’an Gaza. Pasalnya ia bisa menghafal al’quran dengan cara yang mudah.

“Saya sudah hafal tiga juz selama bergabung di Gaza. Cara belajarnya asik tidak membosankan,” kata siswa yang mengaku masih duduk di bangku kelas V SD Atimu itu.

Selain itu, kata dhia, para guru dan pemateri pun ada yang didatangkan langsung dari Palestina.

“Kemarin pematerinya Syeikh Mahmoud Zohdi Al-shoubaki dan Syekhah Soha Al-Shanti dari Palestine,” ungkapnya.

Ia mengaku selama mengikuti kegiatan tersebut sudah hafal 3 juz Al-Qur’an. Namun yang paling asiknya lagi, kata Dhia, bisa menambah banyak teman.

Peserta lainnya, Rangga Azhar Raffasya yang masih duduk di kelas 2 SD Persis dirinya sudah pasih menghafal Al-qur’an. Bahkan dirinya mengaku sangat suka membaca dan menghafal Al-qur’an ketimbang bacaan lainnya.

Pemilik RQZ Intan Regency, Imam musolih Sip. Msi mengatakan, walau kegiatan ini pertama kali diselenggarakan peserta yang mengikuti cukup antusias.

“Peserta yang mengikuti kegiatan libur sekolah ini cukup banyak. Bahkan bukan hanya dari Garut saja tapi beberapa peserta datang dari daerah lain,” kata dia, Kamis (02/03/2019).

Imam berharap kegiatan ini bisa mengisi dan menyirami rohani anak-anak di saat libur sekolah tiba. Tujuannya, kata dia, untuk membentuk iman dan akhlaq yang mulia.

“Kegiatan seperti ini diadakan supaya anak-anak bisa mengisi libur sekolahnya dengan kegiatan kerohanian,” pungkasnya. (Awis)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here