Peran Sekolah Swasta Dinilai Potensial Kejar Ketertinggalan IPM

garutexpress.id- Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, membuka resmi rakor Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) SMP Swasta  yang dihadiri 240 dari 288 SMP swasta se-Kabupaten Garut, di Gedung Pendopo Garut, Senin (20/1/2020).

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut kini menjadi perhatian  khusus Pemkab Garut. IPM Garut saat ini mencapai 65,42 hanya menempati peringkat ke-25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, atau ketiga terbawah setelah Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Tasikmalaya.

Kendati angkanya mengalami kenaikan sebesar 0,90 dibandingkan 2017 yang mencapai 64,52, namun posisinya tidak beranjak.

Wakil Bupati Helmi Budiman, mengatakan, peran sekolah swasta dinilai sangat potensial, berarti, dan signifikan, terutama dalam mengejar ketertinggalan IPM. Untuk itu ia meminta Disdik untuk melakukan diskusi, bagaimana  meningkatkan IPM di bidang pendidikan, serta kontribusi sekolah-sekolah swasta.

Menurutnya, peran potensial itu karena swasta ini lebih banyak, walaupun dari sisi jumlah siswa tidak sebanyak siswa sekolah negeri, terutama bagi mereka yang mengisi daerah-daerah yang kosong, yang sulit terjangkau.

Ditambahkan Helmi, kondisi ini sangat mendekatkan pelayanan pendidikan yang diberikan oleh sekolah swasta, apalagi sekolah swasta berbasis agama. “Pendidikan keagamaan itu merangkum tujuan pendidikan yang lebih luas, walaupun sekarang sekolah negeri juga ada pendidikan keagamaan,” ujar Helmi.

Wabup meminta, dengan adanya anggaran pendidikan, maka idealnya ada keberpihakan yang proporsional dan berkeadilan kepada swasta, baik sarananya ataupun kesejahteraannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong, menuturkan, tujuan rakor ini untuk menyatukan visi-misi dan masukan-masukan untuk menampung aspirasi dari sekolah swasta, terutama mendongkrak IPM.

“Sehingga  harus ada sinergitas kekuatan-kekuatan dinas pendidikan. Misalnya, organisasi seperti MKKS, FKKS, K3S, KPPS, APSI, AKSI, dan lainnya bisa menjadi sebuah kekuatan untuk mendongkrak IPM,” katanya.

Diharapkannya, rakor ini bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan bidang pendidikan dan juga untuk gairah di sekolah swasta.

Sementara itu, Ketua FKSS SMP Swasta Kabupaten Garut, Lilis Nurwanti Aidawati,S.Pd., M.Pd., mengatakan, rakor ini membahas AD/RT, arahan-arahan, menampung semua aspirasi, dan membahas permasalahan terutama permasalahan PPDB yang selalu jadi persoalan sekolah swasta, kuantitas, kualitas dan sebagainya. (*)

Penulis : Yans

Editor   : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here