Kenaikan Capai 100 Persen, Harga Cabai di Pasar Guntur Makin ‘Pedas’

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Guntur Ciawitali, Kabupaten Garut, menunjukan cabai dagangannya, Jumat (10/01/2020)***

garutexpress.id- Memasuki awal tahun 2020 harga cabai di Pasar Guntur Ciawitali Garut mengalami kenaikan cukup signifikan. Faktor cuaca menjadi  salah satu penyebab kenaikan harga komiditas sayuran pedas ini.

Rinda Rabanda (23), salah seorang pedagang, menyebut harga cabai inul mengalami lonjakan kenaikan yang cukup ‘pedas’. Harga cabai rata-rata naik 100 persen.

“Kayak cabai inul bulan lalu harganya itu Rp 30 ribu per kilogram. Tapi sekarang jadi Rp 57 ribu sampai Rp 60 ribu per kilonya. Hampir 100 persen naiknya,” ucap Rinda, Jumat (10/1/2020).

Selain cabai inul, harga cabai rawit merah juga ikut naik. Harganya saat ini berada di kisaran Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Sebelumnya, harga cabai rawit merah hanya sebesar Rp 20 ribu per kilogram.

“Semua harga cabai-cabaian naik. Cabai merah besar juga sama naik, walau tidak terlalu tinggi. Dari Rp 20 ribu jadi Rp 37 ribu,” katanya.

Bukan hanya cabai yang mengalami lonjakan harga. Kenaikan 100 persen juga terjadi pada bawang merah. Harganya kini sebesar Rp 30 ribu per kilogram.

Related Post

“Padahal normalnya, harga bawang merah itu sebesar Rp 15 ribu. Kentang juga sama naik walau tak drastis. Dari Rp 11 ribu jadi Rp 15 ribu per kilogram,” ujarnya.

Rinda menyebut, pada musim hujan kebanyakan petani masih menanam sayuran. Sangat sedikit petani yang melalukan panen. Akibatnya, pasokan barang menjadi berkurang dan berdampak kepada harga jual.

“Kenaikan mulai tahun baru. Sudah melonjak harganya. Untuk stok ada tapi ga sebanyak biasanya. Per hari langsung habis stoknya. Biasanya kan masih ada buat besoknya lagi,” tukasnya. (*)

Penulis : FW

Editor   : ER


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.