Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Desa di Banjarwangi Terdampak Longsor

garutexpress.id- Curah hujang yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir berdampak longsoran tanah di sejumlah titik kawasan selatan Garut. Dilaporkan longsor menimpa sejumlah desa di Kecamatan Banjarwangi. Sejumlah rumah warga dan akses jalan terdampak longsoran.

Menurut Kapolsek Banjarwangi, Iptu Masrokan, longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa (8/1/2020). Pada Kamis sekira pukul 10.00 WIB, longsor terjadi di Kampung Arasay, Desa Bojong.

“Ada 10 rumah di Desa Bojong yang terdampak. Tanah di dekat rumah warga longsor tapi belum sampai merusak. Jalan desa ke rumah warga juga tertutup tanah,” ucap Masrokan saat dihubungi, Kamis (9/1/2020).

Jalan desa yang tertutup tanah, lanjutnya, sudah mulai dibuka warga menggunakan alat seadanya. Pihaknya sudah meminta bantuan alat berat untuk membantu membersihkan material tanah.

“Sebagian korban masih menempati rumahnya yang sudah tergerus. Warga juga masih menunggu bantuan datang,” katanya.

Data korban terdampak longsor di Desa Bojong yakni rumah milik Dodi, Zaenal, Tari, Ajar, Lubis, Unang, Iyep, Ohim, Wahyu, dan Nunur.

Related Post

“Pihak desa sudah melakukan pendataan. Nanti akan berkoordinasi lagi dengan kecamatan untuka relokasi dan solusi terhadap para korban. Tidak ada korban dalam longsor pagi tadi,” ujarnya.

Selain di Desa Bojong, longsor juga menimpa Kampung Tanah Berem, Desa Talagasari sekitar pukul 15.00. WIB,  akibatnya satu rumah mengalami pergeseran setelah tanah longsor.

“Di Desa Kadondong juga ada longsor. Ada beberapa rumah dan dalam pendataan. Selain itu di Desa Tanjungjaya, tebing penahan tanah si SDN Tanjungjaya 1 hampir ambruk. Mengancam beberapa rumah di sekitarnya,” pungkasnya. (*)

Penulis  : FW

Editor    : ER

 


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.