Gubernur Resmikan ‘Jantung’, Akses Banyuresmi-Karangpawitan Kini Terasa Dekat

garutexpress.id- Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di beberapa wilayah Kabupaten Garut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama istri Atalia Praratya dan rombongan singgah di Kampung Tegal Kalapa, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Saat tiba di lokasi, rombongan gubernur disambut Kepala Desa Sekasenang, Iwan Ridwan berserta jajarannya dan Muspika setempat.

Dalam kunjungannya kali ini, Ridwan Kamil didampingi ‘Si Cinta’ saapaan akrab Atalia Pararatya sang istri, berkesempatan meresmikan Jembatan Gantung (Jantung) Desa di Kampung Tegal Kalapa Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi.

Jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung dua wilayah, Kelurahan Lengkongjaya di Kecamatan Karangpawitan dan Desa Sukasenang di Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Ahad (26/1/2020).

Sebelum ada jembatan ini, warga dari dua wilayah harus meelalui jalan memutar cukp jauh dengan waktu tempuh cuukp lama sekitar setengah sam[ai satu jam. Atau jika memaksakan mmelintas dengan menyebrang menggunakan rakit dengan resiko berbahaya.

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dengan jembatan gantung tersebut, akses anak-anak sekolah membaik. Sebelum ada Jantung Desa, anak-anak dari Kecamatan Karangpawitan dan Banyuresmi menggunakan rakit untuk bersekolah.

“Anak-anak sekolah mempertaruhkan nyawa dengan melintasi sungai menuju sekolahnya. Ini adalah salah satu cerita itu. Di sini ada sungai besar Cimanuk yang dulu pernah ada kebencanaan,” ujar Emi, saat diawawancarai awak media, usai prosesi gunting pita.

Related Post

Emil menyebut, saat ini sedikitnya ada 23 jembatan gantung desa yang dibangun pada 2019. Pemilihan lokasi Jantung Desa sendiri menggunakan skala prioritas, yakni akses ekonomi dan pendidikan.

“Tahun ini (2020) kita perbanyak empat kali lipat, ada 89 dan 8 ada di Kabupaten Garut. Mudah-mudahan bermanfaat. Tadi saya tanya warga, mereka senang tidak ada lagi waswas. Ekonomi dan pendidikan warga bisa lancar berkat jembatan sederhana,” katanya.

Sementara itu, dengan dibangunnya jembatan gantung tersebut, A. Rahman, salah seorang tokoh masyarakat di Desa Sukasenang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih secara khusus untuk Gubernur Jabar itu.

“Alhamdulillah, kita tentunya patut bersyukur dengan dibangunnya jembatan ini. Karena akses menunuju dua wilayah menjadi lebih singkat, dan tidak waswas jika menggunakan rakit. Khusus saya haturkan terima kasih banyak dan penghargaan setiggi-tingginya untuk pak Gubernur yang telah membantu terealisasinya pembangunan jembatan gantung ini,” ungkap A.Rahman yang didampingi Iwan Ridwan selaku Kades Sukasenang.

Disamping itu, Rahman berharap, pembangunan jembatan gantung ini kedepannya diperkokoh dengan pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT) di pinggir jembatannya.

“Kedepannya, kami berharap di sekitar jembatan ini diperkokoh dengan pembangunan TPT. Selama ini kan jika air (Sungai Cimanuk) sedang besar pinggiran jembatan sepanjang 2 kilo meter dengan luas lahan sekitar 5 hektare ini suka tergerus arus air. Dengan dibangunnya TPT nanti akan memperkokoh kekuatan jembatan dan lebih awet,” harapnya. (*)

Penulis : Tim GE
Editor : ER


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.