Cinunuk Diresmikan Gubernur Jabar Sebagai Desa Wisata

garutexpress.id- Setelah sempat makan bersama dan menginap di rumah warga, keesokan harinya Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil beserta istri dan rombongan kembali menyapa warga Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Ahad (26/1/2020).

Pada kesempatan itu, Ridwan kamil yang didampingi Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman serta jajaran pemerintah daerah lainnya, berdialog dengan warga sekaligus meresmikan Desa Cinunuk sebagai desa wisata.

Sebelumnya, warga Cinunuk menyuguhkan tontonan kesenian khas Cinunuk yaitu Seni Boboyongan. Selanjutnya Kang Emil, demikian sapaan akrab Ridwan Kamil, memasuki area makam Eyang Papak yang merupakan salah satu destinasi wisata religi di desa itu.

Selepas berziarah, orang nomer satu di Jawa barat tersebut kembali berdialog dengan warga.

Menurut Ridwan Kamil, masyarakat  Jawa Barat patut bersyukur, karena tanah di Indonesia khususnya Jawa barat merupakan tanah yang paling subur. Namun, dari sekian luasnya kesuburan tanah serta keindahan alam itu Garut dinilai paling komplit.

“Mulai dari gunung, hutan, situ, sungai bahkan air panas pun ada di Garut. Oleh karena itu kita wajib melestarikan dan menjaga semua kekayaan alam yang sudah di berikan oleh Allah (SWT),” ungkapnya, Ahad (26/01/2020).

Salah satu Desa yang mermpunyai potensi sangat bagus ialah Desa Cinunuk. Desa Cinunuk ini mempunyai bermacam potensi khususnya potensi wisata. Sebelum meresmikan Desa Cinunuk sebagai desa wisata, Ridwan Kamil juga memberikan berbagai hadiah menarik.

Di antara hadiah yang diberikan gubernur adalah spedah kepada warga yang hafal salah satu surah dalam Al Qur’an. Selain itu secara simbolik, juga menyerahkan mobil MASKARA kepada para kepala desa yang mendapatkannya.

Usai meresmikan Desa wisata Cinunuk, Ridwan Kamil beserta rombongan bertolak ke Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi untuk meresmikan Jembatan Gantung.

Kepala Desa Cinunuk Ade Hermawan mengatakan, bermodal dari wisata religi yang sudah populer, Desa Cinunuk akhirnya mengambangkan potensi wisata lainnya dengan mengedapnkan budaya, seni dan alam.

“Saat ini, potensi Desa Cinunuk sudah terangkat semua tinggal kedepannya lebih ditingkatkan lagi. Selokan, sawah, bahkan benda-benda pusakapun diangkat menjadi obyek wisata yang akan menarik minat para pengunjung tambahnya. Semua itu pengelolaannya di serahkan kepada BumDes yang mempunyai sub bidang wisata,” ungkapnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara acara sekaligus pengelola wisata Desa Cinunuk, Hermawan Furqon memaparkan, wisata Cinunuk terdiri dari tiga sub yaitu wisata religi, budaya dan alam.

“Semua itu dibuat dalam satu kompleks. Sehingga para pengunjung akan menikmati berbagai wisata berbeda tetapi lokasinya berdekatan. Khusus untuk wisata alam, selain kegiatan rafting ada lagi wisata unik yaitu Abregan. Abregan ini kegiatan wisatawan yang masuk ke dalam kolam penuh ikan, selanjutnya para wisatawan tersebut beramai-ramai menangkap ikan,” katanya.

Bukan hanya itu, menurutnya, wisata malam yang akan dipadukan dengan tekhnologi berbentuk suguhan visual yang bisa mewakili selera kemoderenan segmentasi pengunjung yang lebih luas.

“Ini semua sesuai dengan visi Provinsi Jawa barat, bahwa kita sudah nasuk dalam revolusi 4.0 yang harus mengangkat potensi dengan efektif just dan efisiensi tekhnologi,” pungkasnya.(*)

Penulis  : Usdeu G Ramdani

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here