Warga Bojong Waru Peringati Maulid Nabi dan Haul Hadrotusyekh Abdul Qodir Al-Jaelani

garutexpress.id- Ratusan warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus haul Hadrotusyekh Abdul Qodir Al-Jaelani. Antusiasme warga ini tampak saat berlangsungnya acara tersebut di Kampung Bojong Waru, Desa Padasuka, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Rabu (18/12/2019).

Dalam agenda ini, panitia menghadirkan qori internasional KH Muamar Za. Kehadiran qori internasional yang dikenal dengan suara merdunya yang khas itu membuat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terasa lebih semarak. Tampak mustami yang hadir meluber hingga pinggir jalan yang cukup luas.

Prosesi acara secara resmi dibuka dengan pembacaan shalawatan yang dipimpin langsung KH Muhammad A’fif Goudul A’dom selaku pimpinan Pondok Pesantren Baiturrohman. Usai shalawatan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat ayat suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh KH Muamar Za.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh KH Hasbulloh yang tak lain pimpinan Pondok Pesantren Fauzan. Dalam ceramahnya, KH Hasbulloh menyampaikan hikmah maulid Nabi Muhammad SAW.

Salah satu hikmah maulid Nabi SAW yang disampaikan Kiai Hasbulloh di antaranya mengingatkan kembali tentang betapa hebat perjuangan Rasulullah SAW, akhlak serta moralitasnya.

“Manusia itu tempatnya lupa, meski tiap hari shalawat, tetapi kalau hati tidak meresapinya pasti lupa dengan makna substantif dari shalawat itu,” ungkapnya.

Diharapkannya, dengan peringatan maulid nabi ini, umat Islam bisa tergugah kembali untuk selalu berikhtiar secara konsisten dalam meneladani dan mengamalkan ajarannya.

“Terkadang peringatan maulid Nabi SAW ini hanya sebagai seremonial saja. Seyogyanya bagaimana akhlak Rasulullah SAW itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, Herawan Al-Jabar selaku ketua panitia acara tersebut mengatakan, selain tablig akbar, kegiatan menyambut maulid Nabi SAW ini juga diisi dengan ‘jaroh kubro’ dan kegiatan lainnya. Prosesi kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan selama empat hari (15-18/12/2019).

“Kegiatan ini (Maulid Nabi Muhammad SAW) merupakan acara rutin yang setiap taun diaksanakan. Ini merupakan wujud rsa kecintaan umat Islam terhadap Nabi Muhammad SAW dan mengagungkan syiar Islam.

Atas nama panitia acara, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran kepanitian dan semua pihak yang sudah bekerja keres demi terselegaranyanya acara maulid ini dengan sukses tanpa ekses. Mudah-mudahan kedepannya acara ini lebih sukses lagi,” katanya.

Diharapkannya, dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1441 H segenap kaum Muslimin mampu meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

“Dengan memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW tentunya kita berharap dapat meneladani dan mengamalkan akhlak dan sunah-sunah Rasulullah SAW. Dan yang tidak kalah pentingnya, dengan maulid Nabi Muhammad ini dapat terwujud ukhuwah Islamiyah sebagai modal menyikapi perkembangan zaman sekarang,” pungkasnya. (*)

Penulis : Zenal
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here