Potensi Wisata Bendung Copong Belum Tereksplorasi Optimal

KONDISI kawasan Bendung Copong, Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (11/12/2019)/ foto : Useu G Ramdani/ garutexpress.id.***

garutexpress.id- Keberdaan Bendung Copong di kawasan Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut bisa menjadi daya tarik wisata jika dikelola secara maksimal. Namun, sejak dibangunnya beberapa tahun yang lalu kondisi Bendung Copong masih tampak ‘apa danya.’

Saat ini, meski banyak pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan pemadangannya, namun fungsi Bendung Copong  tak ubahnya sebagai iirigasi pengairan saja. Bahkan, kondisi di kawasan Bendung Copong kini mulai dipenuhi eceng gondok.

Iwan Ridwan bersama istri, Indri Pancawati usai pelantikan Kades periode 2019-2024, di kompleks Setda Garut, belum lama ini.***

Demikian diungkapkan, Iwan Ridwan selaku Kepala Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Menurut Iwan, meskipun Bendung Copong secara tertorial masuk ke wilayah Desa Sukasenang, namun pengelolaanya dilakukan pihak pemerintah kabupaten melalui Dinas PUPR.

“Ya, meskipun Bendung Copong masuk wilayah Desa Sukasenang, pengelolaan Bendung Copong ini dilakukan oleh pemerintah kabupaten, dalam hal ini pihak PUPR,” ujar Iwan, disela-sela memimpin proses pembersihan eceng gondok di kawasan Bendung Copong bersama tim dari Tagana dan warga Sukasenang, Rabu (11/12/2019).

Iwan memandang, kawasan Bendung Copong dengan keindahan pemadangannya sangat potensial dijadikan destinasi wisata. Untuk mewujudkan destinasi wisata yang baik, menurutnya diperlukan kejelasan dan profesionalisme dalam pengelolaanya.

“Menurut hemat saya, Bendung Copong ini sangat potensial dijadikan destinasi wisata unggulan. Denfan demikian, untuk pengelolaannya diperlukan kejelasan dan profesionalisme. Selama ini, kan belum jelas.  Meskipun lokasinya berada di Desa Sukasenang, saya selaku kepala desa tidak bisa berbuat banyak. Karena memang belum ada kejelasan juga terkait pengelolaan Bendung Copong ini. Di sisi lain, jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi di Bendung Copong, sebagai kepala desa saya tetap harus bertanggung jawab,” ungkapnya.

Diharapkannya, pemerintah melakukan langkah-langkah kongkrit untuk kejelasan pengelolaan Bendung Copong ini, sehingga Bendung Copong ini tak hanya bemanfaat untuk irigasi saja. Namun, bisa membangun sebuah kawasan wisata unggulan yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Sebagai kepala desa, saya menantikan langkah-langkah kongkrit dari pemerintah untuk membangun Bendung Copong ini menjadi sebuah destinasi wisata yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Harapannya, bisa terwujud pembangunan desa yang maju sehingga terwujud desa yang benar-benar juara,” katanya. (*)

Penulis  :  Useu G Ramdani

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here