Mulai 2020 Iuran BPJS Naik 100%, Berikut Cara Turun Kelas Via Aplikasi JKN

garutexpress.id- Tak bisa ditampik kalau kini hampir semua masyarakat Indonesia sangat mengandalkan BPJS Kesehatan untuk keperluan berobat. Nah bagi yang pengin menurunkan kelas BPJS Kesehatan mu ada baiknya nih baca artikel selengkapnya di sini.

Jika dahulu banyak orang yang mengeluh tentang mahalnya biaya pengobatan saat sakit. Berbeda dengan sekarang di mana kamu sudah tak perlu merogoh kocek lagi untuk berobat alias gratis.

Cakupan pengobatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan juga tak hanya berobat jalan saja tapi juga perawatan di rumah sakit, mulai dari biaya inap, biaya laboratorium dan biaya lainnya yang memang berhubungan dengan pelayanan kesehatan pasien.

Sederhananya, kamu hanya perlu datang ke faskes tingkat 1 serta tunjukkan kartu BPJS dan sudah bisa berobat tanpa keluar uang. Sedangkan kalau rawat inap, kamu harus mendapat surat rujukan dari faskes 1. Jadi, gak bisa tuh sembarang datang aja ke rumah sakit.

Akan tetapi, untuk dapat menikmati semua fasilitas yang ditawarkan oleh BPJS Kesehatan, kamu harus terdaftar sebagai peserta terlebih dahulu. Gak cuma itu aja, kamu juga diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya.

Sayangnya, di tahun 2020 mendatang, iuran BPJS Kesehatan akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat banyak peserta cukup ketar-ketir karena dianggap terlalu besar.

Seperti dilansir dari situs resmi BPJS Kesehatan, berikut perbedaan iuran sebelum dan sesudah naik, yakni:

  • Kelas 1, iuran per bulan sebelum naik sebesar Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu.
  • Kelas 2, iuran per bulan sebelum naik sebesar Rp 51 ribu menjadi Rp 110 ribu.
  • Kelas 3, iuran per bulan sebelum naik sebesar Rp 25.500 menjadi Rp 42 ribu.

 Cara turun kelas BPJS Kesehatan via aplikasi JKN

  • Cara menurunkan kelasnya lewat JKN begini caranya, (Instagram/@bpjskesehatan_ri).

Unduh aplikasi di PlayStore atau AppStore.

  • Buka aplikasi dan pilih ‘Pendaftaran Pengguna Mobile’, bagi peserta yang belum membuat akun sebelumnya.
  • Jika sudah terdaftar di aplikasi, kamu bisa langsung pilih Login.
  • Masukan nomor kartu BPJS, KTP/NIK dan informasi lainnya.
  • Klik halaman Beranda atau Home.
  • Pilih Menu yang berada di sebelah kiri atas.
  • Pilih menu ‘Ubah Data Peserta’.
  • Selanjutnya pilih kelas yang berada pada kolom paling bawah.

Syarat turun kelas BPJS Kesehatan

  • BPJS Kesehatan
  • Hanya berlaku untuk peserta yang sudah terdaftar sebelum tanggal 1 Januari 2020.
  • Perawatan kelas perawatan bisa turun sebanyak dua tingkat dari sebelumnya. Misalnya dari kelas 1 ke kelas 3.
  • Perubahan atau turun kelas hanya berlaku sebanyak satu kali dalam periode 9 Desember 2019 hingga 30 April 2020.
  • Berlaku juga untuk 1 keluarga yang memang sudah terdaftar sebagai peserta.
  • Peserta BPJS Kesehatan yang memiliki tunggakan iuran tetap dapat mengajukan turun kelas, akan tetap status masih tidak aktif sampai tunggakan lunas.
  • Turun kelas hanya dapat dilakukan oleh peserta mandiri atau pekerja bukan penerima upah. Sedangkan pekerja penerima upah, maka kelas akan disesuaikan oleh pihak BPJS.

Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk turun kelas

Kartu tanda penduduk (KTP).

  • Kartu BPJS Kesehatan.
  • Kartu keluarga (KK).
  • Form perubahan data yang telah diisi dan ditandatangani di atas meterai. Formulir dapat diperoleh di kantor BPJS terdekat.

Tempat layanan turun kelas

Mobile Customer Service (MCS)
  • BPJS Kesehatan Care Center di 1500400
  • Aplikasi Mobile JKN
  • Kantor Cabang/Kabupaten/Kota BPJS Kesehatan

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here