Lupakan Viagra, Berikut Obat Herbal yang Bikin Kaum Pria Perkasa

garutexpress.id – Testosteron adalah hormon penting dalam tubuh manusia. Ketidakseimbangan testosteron kadang memang normal terjadi. Dilansir dari Medicinenet, hal terjadi karena hormon ini biasanya memuncak pada umur 20 tahun, akan tetapi setelah 30 tahun hormon ini mulai menurun setiap tahunnya.

Hingga tercatat terdapat 19 hingga 39 persen pria yang lebih tua mungkin memiliki kadar testosteron yang rendah. Sebagaimana dilansir dari Healthline, tentu permasalahan ini akan mengganggu pertumbuhan dan juga kesehatan.

Kekurangan testosteron pada masa pubertas bisa mengakibatkan permasalahan pada pertumbuhan otot, suara, kekurangan rambut di tubuh, tidak berkembangnya alat kelamin hingga menyebabkan tumbuhnya payudara pada laki-laki.

Kekurangan hormon ini pada orang dewasa mengakibatkan energi yang rendah, masa otot yang rendah, kemandulan, ejakulasi dini, hingga, keinginan seks yang rendah, hingga masa otot yang rendah.

Perlu digarisbawahi, berkurangnya testosteron bisa menurunkan fungsi utama organ kelamin pada pria dan mengakibatkan infertilitas yang ujungnya menurunkan kualitas kesehatan. Berikut beberapa tanaman herbal yang bisa meningkatkan stamina, kesehatan, dan ketahanan pria.

Jahe

Dikutip dari NCBI, penelitian hingga kini menunjukan bahwa ekstrak jahe atau jahe berdampak pada testosteron karena produksinya ditingkatkan pada suplementasi jahe.

Jahe bisa meningkatkan produksi testosteron karena jahe dikarenakan kandungan dalam jahe meningkatkan kadar kolesterol dalam testis, mengurangi stres oksidatif dan peroksidasi lipid dalam testis, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan tertentu, menormalkan glukosa darah, meningkatkan produksi oksida nitrat dan meningkatkan aliran darah dalam sel Leydig, meningkatkan berat testis, dan mendaur ulang reseptor testosteron.

Namun, penelitian juga menyatakan bahwa efek ekstrak jahe atau jahe secara langsung pada testosteron belum dikonfirmasi pada manusia. Sehingga studi manusia dalam konteks penelitian ini sangat penting.

Royal Jelly

Royal jelly merupakan zat yang disekresikan oleh lebah pekerja untuk digunakan sebagai makanan ratu lebah dan larva lebah madu. Zat ini berguna dapat membantu ratu lebah dalam proses ‘prokreasi’ dan memberikan makanan kepada larva lebah madu supaya dapat berkembang maksimal.

Dilansir dari laman Researchgate, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 83 laki-laki mandul, menunjukkan bahwa royal jelly mengandung zat seng atau zinc yang mana zat ini dapat meningkatkan jumlah sperma dan kepadatannya.

Peningkatan ini juga dikaitkan dengan meningkatnya kadar testosteron. Selain itu, Royal jelly mengandung L-arginin dan asam amino karnitin yang penting untuk spermogenesis (salah satu tahap pendewasaan sperma).

Pasak Bumi

Pasak bumi memiliki nama lain Tongkat Ali dan Eurycoma longifolia. Tanaman ini adalah obat herbal yang telah menjadi bagian dari pengobatan tradisional Asia Tenggara selama berabad-abad. Pasak bumi banyak ditemuka di hutan-hutan Malaysia dan Indonesia bagian Barat.
Tumbuhan ini sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, termasuk demam, disfungsi ereksi, dan infeksi bakteri. Dilansir dari Healthline, pasak bumi mengandung flavonoid, alkaloid, dan senyawa lain yang bertindak sebagai antioksidan.

Antioksidan adalah senyawa yang melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh molekul yang disebut radikal bebas. Pasak bumi memiliki kemampuan meningkatkan testosteron pada pria.

Sebuah studi yang dipublikasikan pada NCBI, melibatkan 76 pria yang sudah tua dan memiliki kadar testosteron yang rendah. Dalam penelitian itu tiap orang mengonsumsi ekstrak pasak bumi sebanyak 200mg per hari.

Satu bulan kemudian secara signifikan meningkatkan kadar hormon ini ke nilai normal pada lebih dari 90 persen peserta. Penelitian lain juga menunjukan bahwa pada 75 pasangan pria pasangan infertilitas menemukan bahwa mengonsumsi 200 mg ekstrak tongkat ali per hari secara signifikan meningkatkan konsentrasi dan motilitas sperma setelah 3 bulan. Bahkan perawatan membantu lebih dari 14 persen pasangan menjadi hamil.

Tribulus

Tanaman ini memiliki nama lengkap Tribulus terrestris adalah tanaman berdaun kecil. Ini juga dikenal sebagai anggur tusukan, Gokshura, caltrop dan kepala kambing.

Tanaman ini tumbuh di banyak tempat, termasuk bagian Eropa, Asia, Afrika dan Timur Tengah. Baik akar dan buah tanaman telah digunakan secara medis dalam Pengobatan Tradisional Cina dan pengobatan Ayurveda India. Tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan peningkat libido seperti dilansir pada NCBI.

Beberapa peneliti menemukan sebuah penelitian, dan hasilnya menunjukan bahwa ketika pria yang memiliki dorongan seks yang lemah mengkonsumsi 750-1.500 mg Tribulus terrestris setiap hari selama dua bulan.

Setelah dua bulan hasrat seksual mereka meningkat sebanyak 79 persen . Laporan lain juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam ereksi dan kepuasan seksual setelah mengonsumsi dosis 1.500 mg per hari.

Gingseng

Gingseng merupakan tanaman obay yang banyak tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis.

Dilansir dari NCBI, penelitian di Korea Selatan pada tahun 2002 mengakui bahwa 60 persen pria yang mengonsumsi gingseng memiliki peningkatan dalam penyakit disfungsi ereksi yang dialaminya.

Cabe Jawa

Bela Riski Dinanti dalam karya ilmiahnya berjudul “Long Pepper (Piper retrofractum Vahl) to Overcome Erectile Dysfunction” yang dipublikasikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, menyatakan bahwa uji klinik ekstrak cabe jawa (Piper retrofractum Vahl) yang dilakukan oleh Moeloek dkk (2010) pada dosis 100 mg/hari pada 9 pria hipogonad, menghasilkan 7 dari 9 pria tersebut menunjukkan adanya peningkatan kadar testosteron darah.

Pada dosis 100 mg/hari ekstrak cabe jawa (Piper retrofractum Vahl) bersifat androgen lemah dan dapat meningkatkan frekuensi koitus pria hipogonad dan bersifat aman.

Hipogonadisme adalah suatu kondisi ketika hormon seksual yang dihasilkan oleh kelenjar seksual (pada pria disebut testis dan pada wanita disebut ovarium) berada di bawah jumlah normal.

Dengan adanya peningkatan-peningkatan diatas maka cabai jawa bisa digunakan sebagai obat tradisional dalam mengalami disfungsi ereksi. Purwoceng Tumbuhan pegunungan ini terkenal karena khasiat afrodisiak pada akarnya.

Afrosidiak adalah zat yang mampu meningkatkan gairah seksual. Pada perkembangannya, akar biasanya diolah dalam bentuk bubuk, campuran kopi atau susu.

Dilansir dari laman Litbang Kemkes.go.id, kandungan stigmasterol dari tanaman ini mengalami proses metabolisme tubuh sehingga menjadi kandungan testosteron yang dapat meingkatkan aktifitas seksual. Selain itu stigamsterol dapat mengurangi pembentukan kolesterol. (*)

Dari berbagai seumber


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here