Langgar Etika, Sejumlah Anggota DPRD Garut Dipanggil BK

garutexpress.id- Badan Kehormatan (BK) DPRD Garut memanggil delapan anggota dewan karena pelanggaran etik. Kedelapan anggota DPRD itu diberi teguran agar tak mengulangi pelanggaran.

Ketua BK DPRD Garut, Dadang Sudrajat, menuturkan, pelanggaran yang dilakukan para anggota dewan cukup beragam. Salah satunya ada sejumlah anggota dewan yang merokok di ruangan.

“Padahal merokok di ruangan itu menyalahi Perda (peraturan daerah) nomor 1 tahun 2018. Sebagai pembuat Perda, harusnya anggota dewan bisa paham aturan itu,” ujar Dadang di Gedung DPRD Garut, Kamis (5/12).

Dadang menyebut, Perda tersebut berlaku untuk semua golongan masyarakat. Anggota dewan harus bisa memberi contoh untuk mematuhi aturan yang dibuat.

“Memang di Gedung DPRD belum ada perangkatnya (ruang khusus merokok). Tapi bukan berarti bisa merokok di ruang fraksi atau komisi. Saat ditanyakan, yang bersangkutan menyebut tak tahu kalau ada larangan merokok,” katanya.

Agar tak kembali terulang, BK telah memasang stiker larangan merokok di ruangan. Jika masih ada yang melanggar, maka akan ditindak lebih tegas dengan pemberian sanksi.

“Kalau sampai sekarang baru teguran saja. Sebanyak enam kami panggil ke ruang BK, sedangkan dua orang kami langsung tegur secara lisan,” ucapnya.

Selain rokok, pelanggaran yang dilakukan yakni terkait pakaian yang dikenakan. Dadang menyebut, ada anggota dewan yang menggunakan pakaian santai saat berkantor.

“Pakaian tidak sesuai. Harusnya kan rapih karena tugas anggota dewan menyampaikan dan mendengar aspirasi masyarakat. Sopan santun berpakaian harus dijaga,” ujarnya.

Saat ditanya siapa saja anggota dewan yang melanggar, Dadang enggan menjawab. Ia menyebut, masalah identitas pelanggar masih jadi ranah BK.

“Kalau sudah berkali-kali melanggar dan tidak patuh aturan, baru akan kami sebutkan. Biar kapok dengan perilakunya itu. Tapi sekarang baru ditegur. Apalagi banyak yang baru jadi anggota dewan,” katanya.  (*)

Penulis : FW

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here